Safari Ramadhan Wagub Kaltim di Tanah TidungHikmah Ramadhan Sebagai Pensucian Diri
2010-08-26 13:19:36
SAMARINDA-Wakil Gubernur Kaltim H Farid Wadjdy menyampaikan bahwa hikmah ramadhan sebagai bulan pensucian diri, akan memberikan pembelajaran sangat berharga. Didikan ramadhan hendaknya dapat memberikan dampak psikologis, untuk senantiasa mengingat Allah dan menjadi benteng diri dari perbuatan keji dan munkar. "Untuk itu, pada kesempatan ini, di imbau agar bulan suci Ramadhan ini, hendaknya dapat pula dijadikan sebagai momentum yang sangat berharga bagi kita untuk belajar, menambah ilmu dan pengetahuan, sekaligus intropeksi diri untuk kembali menguatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT," ungkap Farid Wadjdy saat memberikan arahan dalam rangkaian Safari Ramadhan di Kabupaten Tanah Tidung, Rabu (24/8) yang dipusatkan di Masjid AT-Taqwa Kecamatan Sesayap Tanah Tidung. Acara itu dihadiri Bupati Tanah Tidung beserta jajarannya serta tokoh agama dan masyarakat Tanah Tidung. Bagi Pemprov Kaltim, kata dia, Safari Ramadhan ini merupakan kesempatan sangat berharga dan membahagiakan. Sekaligus sebagai momentum dalam rangka mempererat tali silaturrahim. "Demikian pula dengan beberapa proyek dan pembangunan infrastruktur yang terkait Tanah Tidung yang saat ini terus diupayakan oleh Pemprov Kaltim, agar segera dapat direalisasikan. Dengan terbangun dan selesainya sejumlah proyek tersebut, akan semakin maju yang secara langsung akan membawa perubahan pada tingkat kesejahteraan masyarakatnya," ujarnya. Menurutnya, pembangunan bidang lainnya yang tidak kalah penting adalah pembangunan di bidang pendidikan, sosial, agama, kesehatan, ekonomi, pemberdayaan masyarakat, kinerja pemerintah dan lainnya di Tanah Tidung. Dan diharapkan agar terus ditingkatkan dari prestasi yang telah dicapai selama ini. "Pada kesempatan ini, perlu juga di informasikan bahwa, hingga kini roda pemerintahan dalam pembangunan di Provinsi Kaltim berjalan dengan lancar, tanpa kendala berarti, tetap berjalan normal berdasarkan sistem yang ada. Kondisi demikian tercipta karena kita mampu memperkokoh persatuan dan kesatuan sehingga sampai kini daerah kita tetap dalam keadaan aman dan kondusif,"terang Farid. Dalam kesempatan tersebut, Pemprov Kaltim menyerahkan bantuan sosial sebesar Rp230 juta, baik untuk pembangunan rumah ibadah, yayasan/lembaga pendidikan (Pompes), seperti Gereja Pantekosta Indonesia (Gpdi) jemaah "Bartheny" Limbu Sedukun sebesar Rp15 juta. Kemudian Masjid AT-Taqwa Tideng Pale sebesar Rp35 juta. Panti Asuhan Hidayatullah Tanah Tidung sebesar Rp30 juta, Yayasan Al-A'laa sebesar Rp50 juta, Panti Asuhan Al-Khairat Rp50 juta, Panti Asuhan Al-Ikhlas Hidayatullah Rp25 juta dan YPP Al-Ikhlas Rp25 juta.mar
|