Disperindagkop Jamin Pasokan Lebaran Aman2010-08-27 13:28:41
BONTANG – Tak hanya pembeli yang gelisah dengan kenaikan harga. Beberapa pedagang di Pasar Rawa Indah mengaku takut bila harga sembako melonjak. Apalagi menjelang hari raya Idulfitri. Seperti yang dikatakan Hatijah (53), pedagang yang telah berjualan di tempat itu selama 12 tahun. “Waktu harga cabe naik jadi Rp 100 ribu, saya tak berani jual. Saya takut pembelinya tidak ada,” katanya. Apa harga akan naik menjelang hari raya? Hatijah dan beberapa pedagang lainnya tak bisa memastikan. “Tak tahu pasti. Selama kebutuhan barang-barang cukup harga tidak akan naik,” katanya.Para pedagang ini berharap pasokan dari distributor lancar. Jika pasokan tersendat, harga akan naik dan berpengaruh pada minat beli masyarakat. “Mudahan harga tetap stabil, biar pembeli tidak berkurang,” tambah Ani (50), pedagang lainnya. Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindagkop) Kota Bontang, dalam Minggu ini, beberapa komoditi seperti beras, daging, cabe dan sayur-mayur mengalami tren kenaikan. Diperkirakan tren ini berlangsung hingga Idulfitri. Harga cabe rawit misalnya, naik menjadi Rp 80.000 dari harga sebelumnya Rp 50.000. Hal yang sama juga terjadi pada jenis cabe merah dari Rp 65.000 menjadi Rp 90.000, atau naik hingga 27 persen. Untuk jenis sayur mayur, tomat naik Rp 3.000 dari Rp 12.000 menjadi Rp 15.000. Beras tawon naik dari Rp 8.500 jadi Rp 10.000 per kg. Sementara daging sapi murni naik Rp 1000, dari Rp 72.000 menjadi Rp 73.000 per kg. “Yang lainnya masih stabil. Seperti minyak goreng, gula dan telur tidak ada kenaikan,” kata Sri Rejeki, Kabid Perdagangan Dinsosnaker, Bontang. Disperindagkop menjamin komoditi sembako untuk wilayah Bontang relatif aman hingga 3 bulan ke depan. Harga kebutuhan pokok, kata Sri, bisa naik drastis menjelang hari raya jika permintaan tinggi namun tidak dibarengi suplai yang cukup. “Itu hukum pasar. Kalau ada kenaikan biasanya kami cek ke Distributor apa penyebabnya. Selain itu, kami terus memantu harga-harga di pasar,” katanya.***
|