Dishub Siagakan Petugas di Sejumlah TitikAntisipasi Arus Mudik Lebaran
2010-08-31 13:26:13
SAMARINDA-Kepala Dinas Perhubungan Kaltim Zairin Zain menyampaikan bahwa untuk mengantisipasi arus mudik lebaran, pihaknya telah menyiagakan petugas di beberapa titik posko penjagaan, khususnya pada pintu gerbang keluar dan masuk penumpang di Kaltim. "Untuk penjagaan akan dimulai pada H-7 menjelang lebaran. Dan akan difokuskan pada pintu gerbang penumpang, yaitu pelabuhan baik pelabuhan penumpang Semayang Balikpapan maupun pelabuhan Penumpang Selili Samarinda,"kata Zairin Zain kepada media ini melalui ponselnya, Minggu (29/8). Sementera, kata dia, untuk penjagaan pada terminal bus, baik antar kota/kabupaten maupun provinsi akan dimulai pada H-14 menjelang lebaran, baik pada terminal bus Sungai Kunjang maupun terminal antar provinsi di Samarinda Seberang. "Untuk terminal bandara udara seperti Sepinggan Balikpapan, akan dimulai pada H-7. Bukan itu saja, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada bandara tersebut, nanti mulai 1 September 2010, akan sudah mulai menggunakan ruang tunggu yang baru. Dengan begitu, diharapkan tidak terjadi penumpukan penumpang. Bukan itu saja, Bandara Kalimarau di Berau maupun bandara Juwata Tarakan juga akan dimaksimalkan," papar Zairin. Ditambahkan, untuk pelabuhan Ferry di Balikpapan yang akan mengangkut penumpang dari Balikapapan- PPU maupun sebaliknya, sudah mulai disiagakan petugas pada H-10 menjelang lebaran. Dimana, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang sudah dipersiapkan 8 kapal Ferry dan 2 kapal cadangan, yang akan beroperasi selama 24 jam. "Selain itu, posko juga akan dibentuk di kabupaten dan kota di Kaltim, dimana masing-maisng posko tersebut nantinya akan selalu berkoordinasi dengan Dishub provinsi, hal itu sebagai upaya untuk mengantisipasi apa bila terjadi lonjakan penumpang, maka secepatnya akan diambil langkah untuk mengatasinya,"kata Zairin. Dengan dibentuknya posko di kabupaten/kota, adalah sebagai usaha untuk memaksimalkan kesiapan petugas dalam mengamankan maupun memonitoring beberapa pelabuhan penumpang, bandara maupun pelabuhan ferry, maupun sejumlah ruas jalan yang rusak, yang kalau tidak diantisipasi tentunya bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas. "Maka dari itu, petugas nantinya tidak saja melakukan pengamanan di bebepa pelabuhan penumpang, tetapi juga akan mengamankan sejumlah ruas jalan yang rusak dan harus dilakukan monitoring, khususnya pada jalan antar kabupaten dan kota, seperti jalan dari Samarinda menuju Balikpapan.mar/adv
|