Isu Perampokan Resahkan Warga Maratua

2010-08-31  16:46:05

TANJUNG REDEB- Selama dua malam warga Maratua khususnya kaum perempuan dan anak-anak dicekam rasa ketakutan. Beredarnya isu akan ada perampokan dari kelompok yang ditakuti yakni perampok asal negara tetangga Filipina. Bahkan Minggu (29/8) malam, aktifitas shalat tarawih tidak dilakukan karena jamaah lebih dulu meninggalkan kediaman untuk memilih mengungsi ke sekitar bukit atau ke rumah kerabatnya.
Tokoh masyarakat setempat, H Nipa kepada Poskota Kaltim  kemarin ini menyebutkan, ketakutan warga sebab beredar isu yang mengatakan akan terjadi perampokan di kampung mereka. ”Kita sampai tidak shalat Tarawih lagi, karena warga lain mengungsi ke tempat aman, isu itu semakin mendekati kebenaran sebab polisi juga mulai berjaga-jaga, bahkan kaum lelakinya diminta untuk melakukan Siskamling,” katanya.
Sementara itu Kapolres Berau AKBP Armed Wijaya menegaskan, langkah-langkah antisipasi mencegah hal itu sudah dilakukan. “Dan lagi kami tegaskan disini tidak sampai seperti itu, tidak benar kalau warga mengungsi dua  malam,” tegas Kapolres.
Sementara itu Kapolsek Maratua Letda Asri, kepada Poskota menjelaskan, isu itu memang berhembus, namun tidak tahu siapa yang pertama menyampaikannya. Kabar burung itu menyebutkan ada warga Indonesia yang bergabung dengan kelompok perampok dari Filipina akan beraksi dalam waktu dekat. “Tapi beraksinya dimana juga belum tahu pasti, karena penebar kabar itu sendiri tidak bisa memastikan, sementar untuk kegiatan jaga malam, itu kita maksudkan sebagai antisipasi jika melihat kejadian-kejadian banyak diberitakan dimedia tentang maraknya aksi perampokan.
Kita tahu sebentar lagi lebaran, itu bisa menjadi salah satu alasan peningkatan angka kriminal, akan tetapi di warga antisipasi kita ini disalah artikan dengan menghubungkan kegiatan jaga malam dengan kabar ada rencana perampokan,” jelas Asri.
Dirinya juga membantah jika sampai warga mengungsi kehutan selama 2 malam ini. Hanya saja, warga untuk mengamankan diri berkumpul di rumah kerabatnya yang agak jauh dari bibir pantai.  “Kaum lelakinya memang kami minta untuk ikut Siskamling selama 2 malam terahir, tapi sekali lagi bukan karena ada rencana perampokan, kalaupun ada kami dan petugas dari unsure lain sudah siap menghadapinya,” tegas Asri. as

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...