Dishub Kaltim Siapkan 105 Unit AKAPAntisipasi Lonjakan Mudik Lebaran
2010-09-01 14:53:43
SAMARINDA-Kepala Dinas Perhubungan Kaltim Zairin Zain menegaskan bahwa untuk mengantisipasi lonjakan penumpang mudik Lebaran, pihaknya telah menyiapkan 105 unit armada darat Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), dengan kapasitas angkut sebanyak 4.518 orang per hari. "Selaian penyiapan armada darat Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), kita juga menyiapkan armada angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), dengan jumlah mencapai 1.439 unit armada dengan kapasitas angkut 50.916 penumpang perhari. Sehingga jumlah keseluruhan armada yang disiapkan untuk angkutan Lebaran tahun 2010 mencapai 55.434 unit," jelas Zairin Zain kepada media ini. Menurutnya, antisipasi lonjakan penumpang mudik Hari Raya Idul Fitri 2010, terutama pada H-7 ataupun H+7 Lebaran. itu dilakukan, karena melihat jumlah penumpang pada pelaksanaan angkutan Lebaran tahun sebelumnya (2009-red). Dimana jumlah penumpang pada saat itu mencapai 79.109 penumpang, yang puncak mudik lebaran pada H-7 atau sesudah Lebaran H+7. "Tahun ini kita prediksikan ada kenaikan lima persen jumlah penumpang, oleh karena itu dengan jumlah armada yang kita siapkan baik Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) nantinya bisa mengatasi lonjakan penumpang dalam mudik Lebaran,"ujar Zairin. Ditambahkan, selain armada angkutan darat, Dishub juga menyiapkan armada Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) dengan jumlah kapal yang disiapkan 120 kapal angkutan lintas kabupaten dan kota dan 442 kapal angkutan dalam kabupaten dan kota, sehingga jumlah keseluruhan sebanyak 562 unit kapal, dengan kapasitas angkut ASDP mencapai 29.728 orang perhari. "Sementara untuk angkutan laut, ada tujuh unit kapal milik PT Pelni (Pelayaran Nasional Indonesia) dengan kapasitas angkut penumpang mencapai 14.377 orang, serta 14 unit kapal milik swasta dengan kapasitas angkut penumpang 11.990 orang. Dan untuk speedboat ataupun longboat sebanyak 39 unit dengan kapasitas angkut 1.566 penumpang,"terang Zairin. Untuk angkutan udara, tercatat 72 penerbangan setiap hari dengan kapasitas angkut 9.559 penumpang khususnya di untuk Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan, dan apabila terjadi lonjakan penumpang, sebelumnya masing-masing maskapai penerbangan siap menambah jumlah penerbangan minimal satu kali penerbangan setiap hari. "Bukan itu saja, untuk mengantisipasi penumpukan jumlah penumpang khususnya di Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan, mulai tanggal 1 September 2010 ruang tunggu penumpang yang baru sudah mulai dipakai, sehingga dengan demikian tidak terjadi penumpukan jumlah penumpang,"papar Zairin.mar/adv
|