Predikat Bendera Hitam RSUDAR Tidak Ganggu Pelayanan

2010-09-02  11:32:03

TANJUNG REDEB- Badan Lingkungan Hidup (BLH) Berau, memandang bahwa predikat  bendera hitam yang diberikan kepada Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Rivai (RSUDAR) tidak mengganggu pelayanan kepada pasien.
Menurut kepala BLH Basri Sahrin, predikat  yang diberikan itu, memang merupakan sebuah penilaian buruk, tapi dari aspek lingkungan bukan segi pelayanan.
“Saat tim dari Provinsi datang, kami akui rumah sakit kita memang belum dilengkapi dengan dokumen lingkungan. Padahal dokumen lingkungan itu yang menjadi penilaian utama disamping penilaian penempatan SDM penunjang dalam melaksanakan sanitary reinfile di lingkungan rumah sakit,” jelas Basri ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (1/9).
Dokumen lingkungan itu, kata Basri, merupakan pedoman atau mekanisme pengelolaan limbah  rumah sakit, dimana banyak terdapat limbah kimia yang dihasilkan, sarana yang telah disediakan tidak dapat dimanfaatkan secara optimal karena tidak didukung oleh sumber daya manusia yang sesuai.
Minimal, kata Basri, tenaga yang ditempatkan untuk menangani masalah limbah ini minimal memiliki back ground dibidang kimia atau berpengalaman. Sebab, mekanisme pengelolaan limbah rumah sakit harus benar.
“Tidak sama dengan pengelolaan limbah lainnya, bendera hitam yang diberikan kami lihat tidak sampai ganggu kelancaran aktifitas pelayanan," ujarnya.
Dalam penilaian pengelolaan limbah, bukan hanya RSUDAR yang menjadi target, melainkan beberapa perusahaan seperti tambang batu bara dan industry.  Bendera merah diberikan, melihat hasil realisasi pengolahan limbah yang masih buruk di rumah sakit umum satu-satunya di Berau ini.
Tapi BLH memandang, bahwa hal itu bukan karena buruknya kinerja manajemen rumah sakit dalam mengelola limbah, melainkan belum ditempatkannya tenaga ahli untuk menangani limbah.
“Yang penting pertama adalah siapkan dokumen lingkungann sebagai mekanisme pengolahan, karena rumah sakit kita tahu limbahnya banyak yang kimia, bebahaya, tapi sejauh ini belum ada keluhan, protes warga dari  limbah yang timbulkan RSUDAR. Pada initinya meskipun dapat penilaian buruk, ttapi pelayanan pasien tetap lancar, tidak terganggu sama sekali,” ungkap Basri. as

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...