Pastikan Stok, Wawali Sidak ke Pasar2010-09-02 11:41:01
SAMARINDA–Sepekan menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1431 H harga sembako di sejumlah pasar di Kota Samarinda cukup stabil, bahkan ada beberapa komoditi cenderung mengalami penurunan. Hal ini diketahui dari hasil pantauan tim sidak Pemerintah Kota yang turun di tiga titik lokasi Pasar Segiri, Pasar Kendondong dan Pasar Pagi, Rabu (1/9). Dari hasil kunjungan tim yang dipimpin Wakil Walikota Samarinda H Syaharie Jaang sidak yang diikuti oleh unsur Disperindag, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Bagian Hukum, Bagian Perekonomian dan beberapa pihak terkait lainnya tersebut, beberapa komoditi yang diketahui mengalami penurunan harga tersebut diantaranya bawang merah yang kini dijual hanya Rp10.000/kg, padahal sebelumnya harga jual komoditi ini sempat mencapai Rp25.000. Demikian pula bawang putih dari semula harga Rp35.000/kg kini turun menjadi Rp22.000/kg. Produk sayur mayur yang juga sedikit mengalami penurunan adalah kelompok cabe, yaitu Rp30.000, untuk jenis cabe besar Rp 30.000, untuk cabe keriting. Disinggung tentang penurunan harga ini sejumlah pedagang menyebut diakibatkan tibanya musim panen dari sejumlah daerah pemasok yang berimbas kepada besarnya jumlah persediaan. Sedangkan untuk jenis sembako sejumlah barang-barang berupa gula pasir, minyak goreng serta telur juga mengalami penurunan, namun tidak seberapa jumlahnya. Dari semula Rp 11.000,- harga gula pasir lokal saat ini hanya berada pada kisaran Rp. 10.500/kg. Demikian pula jenis telur dari semula seharga Rp 32.000/piring untuk ukuran sedang kini turun menjadi Rp. 30.000,-/piring. Sementara untuk kelompok daging dan ayam harga saat ini cenderung tetap, dimana daging masih dijual pada kisaran harga Rp 70.000/kg, sama dengan harga ayam potong yang masih dijual antara Rp. 25.000,- hingga Rp.35.000/ekor sesuai ukuran. Namun terhadap kestabilan bahkan ada kecenderungan penurunan harga sejumlah kebutuhan rumah tangga ini beberapa pedagang mengaku tidak menjamin akan tetap sama pada beberapa hari kedepan. “Karena biasanya kalau sudang dekat lebaran permintaan bertambah makanya ada kemungkinan harga akan naik,”aku seorang penjual daging di pasar Segiri. ”Namun sepanjang distribusi lancar dalam arti arus kedatangan barang tidak terhambat oleh cuaca dan lain sebagainya Insya Allah kalaupun terjadi kenaikan masih dalam batas yang wajar,” komentar Wawali menyimpulkan setelah berbincang langsung dengan beberapa pedagang. Untuk itu guna memastikan jumlah ketersediaan stok sembako maupun sayur mayur ini, Syaharie Jaang menyebut Pemkot akan terus memantau perkembangan pasokannya. “Makanya selain di pasar tim ini juga nantinya akan turun ke sejumlah pusat perbelanjaan lain seperti swalayan maupun mall,”tegas Jaang. (hms3/adv)
|