Angkutan Lebaran 2010 Resmi Dibuka2010-09-04 09:48:16
SAMARINDA-Posko Angkutan Lebaran tahun 2010 atau 1431 H, Kamis (2/9) resmi dibuka Asisten II H Zulfakar mewakili Walikota di Terminal Sungai Kunjang. “Atas nama Pemkot kami mengucapkan terimkasih atas kerjasama yang baik, atas terlaksananya Posko angkutan lebaran,” kata Zulfakar. Meskipun, kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun. Namun perlu menyiapkan perangkat yang ada berdasarkan perangkat yang ada. Ia mengimbau, jika ada permasalahan di lapangan agar diselesaikan secara baik dan rasa kebersamaan. Selain itu, dalam arus mudik peran informasi dari media juga sangat penting, sebab lewat media bisa mengantisipasi, dimana lokasi jalan yang rusak maupun rawan longsor, juga arus buka tutup seperti di jembatan Mahakam. Sementara Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda Mulyadi Akib, mengatakan posko angkutan tersebut ditetapkan ada lima titik, yakni terminal Sungai Kunjang, Lempake dan Samarinda Seberang, kantor Dishub dan ruang ATCS Dishub Samarinda. Ia menambahkan, kelima posko tersebut nantinya ditempatkan petugas khusus, baik dari Dinas Perhubungan, Kepolisian, Dinas Kesehatan dan Asuransi Jasa Raharja. Posko tersebut nantinya berfungsi untuk melayani para pemudik maupun awak armada itu sendiri, seperti memeriksa kesehatan para sopir. Mulyadi menjelaskan, Dishub akan memaksimalkan petugas di masing-masing posko yang ada, selain itu melakukan pemantauan terhadap jalur-jalur yang dilewati angkutan lebaran. Selain itu Dishub juga menyiapkan tim antisipasi daerah-daerah macet. Adapun armada yang disiapkan untuk mengangkut para pemudik Lebaran dengan berbagai tujuan di antaranya di terminal Sungai Kunjang jumlahnya sekitar 175 unit, di Samarinda Seberang sekitar 88 armada dan di Lempake sekitar seratus lebih. Diprediksikan H-3 di beberapa titik di dalam kota Samarinda akan terjadi kemacetan, namun Dishub memfokus antisipasi pada arus lalu lintas di jembatan Mahakam, yang menurut rencana akan diberlakukan sistim tutup buka pada waktu-waktu tertentu. Diungkapkan, pihaknya selain melakukan pemantauan atau peninjauan terhadap sejumlah terminal angkutan darat, juga melakukan pemantauan angkutan sungai di pelabuhan Sungai Kunjang. Menurutnya, angkutan penumpang melalui sungai sudah siap sama halnya dengan dengan angkutan darat. Untuk angkutan Sungai dibagi dua yakni pelabuhan mahakam Ulu dan Mahakam Ilir. Pelabuhan Mahakam Ulu untuk melayani warga yang menuju pedalaman Mahakam atau tanah hulu yang disediakan sebanyak 80 kapal dengan berbagai tujuan. Sedangkan angkutan sungai pelabuhan Mahakam Ilir yakni yang berada di Pasar Pagi yang melayani warga untuk tujuan Samarinda Saberang, Palaran hingga ke Handil. ”Semoga adanya posko angkutan lebaran ini, arus mudik maupun arus balik lebaran tidak akan terjadi sesuatu, sehingga diharapkan semua berjalan aman dan lancar.hms9/adv
|