Bom Peninggalan Perang Dunia II Ditemukan di Tarakan

Sempat Mengeluarkan Api dan Asap

2010-09-04  09:59:16

TARAKAN–Masyarakat Tarakan dikejutkan dengan penemuan 2 buah bom masih aktif. Bom seberat 80 kg itu ditemukan ditempat berbeda, Kamis (2/9). Dan, bom jenis pelontar dan mortin suar itu diduga merupakan peninggalan perang dunia II.
Bom pertama ditemukan oleh pekerja galian tanah di hutan mangrove sekitar Simpang Tiga Dalam Tarakan. Sedangkan bom kedua ditemukan oleh seorang nelayan di Kelurahan Beringin I. Bahkan bom yang ditemukan seorang nelayan itu sempat mengeluarkan api dan asal. Sehingga membuat warga sekitar lokasi penemuan bom panik, dan langsung melaporkan kejadian itu ke aparat kepolisian. Warga dan petugas kepolisian langsung menyiram bekas bakaran mesiu sekitar bom hingga padam. Kepulan asap tampak 'membumbung' tinggi tak kala percikan api dipadamkan.
Bom pertama ditemukan oleh Harsono, pekerja galian proyek tak jauh dari hutan mangrove disekitar Simpang Tiga Dalam Tarakan. Menurut Harsono, saat menggali tanah lumpur, dirinya menemukan benda berkarat dengan moncong keatas. Lalu, dirinya bersama rekan kerjanya terus melakukan penggalian, dari benda itu tampak terlihat sayap yang diperkirakan berukuran 30 cm.
Lalu Harsono dan rekannya membersihkan lumpur yang menempel di benda tersebut. Alangkah terkejutnya, ketika mengetahui benda yang baru ditemukan itu ternyata sebuah bom masih aktif.
“Awalnya, kami sedang menggali tanah. Lalu kita temukan benda keras, dengan posisi terbenam setengah. Hanya moncongnya saja yang terlihat. Kami terus menggali pelan-pelan, dan mencoba mengangkat benda itu. Tapi benda itu terlalu berat untuk diangkat. Nah, saat kami melihat ada 2 kabel kecil yang menjulang, kami lantas curiga kalau benda yang baru ditemukan itu adalah sebuah bom. Dan kecurigaan kami ternyata benar. Sehingga kami pun ketakutan dan segera menghentikan penggalian," ucap Harsono.
Selanjutnya, mereka melaporkan penemuan itu ke pengawas pekerja. Kemudian mereka bersama-sama melaporkannya ke aparat kepolisian. Tak lama kemudian, Tim Gegana Satuan Brimob Polda Kaltim bersama dengan Polsek Tarakan Barat melakukan evakuasi benda tersebut.
Selang beberapa jam kemudian, seorang nelayan bernama Yudi menemukan bom jenis mortin suar.
Awalnya, benda itu dalam kondisi berkarat dan berlumpur. Nah, karena penasaran, Yudi lantas membawa benda, yang ternyata bom masih aktif itu daerah pemukiman di Beringin I. Lalu, Yudi meletakkan bom berukuran 40 cm itu dipinggir siring semen jalan. Tanpa disadari, tiba-tiba benda itu mengeluarkan api dan berasap.
Staf Intelkam Spesifikasi Persenjataan dan Bahan Peledak, Ridwan Sanip dikonfirmasi Poskota Kaltim di lokasi penemuan bom, mengatakan dugaan sementara, bom militer jenis mortin suar itu, memiliki radius ledakan 100 meter lebih.
“Ini masih dugaan sementara kita. Jenisnya bom ini berdaya ledak tinggi hingga 100 meter dan merupakan bom militer,” jelas Ridwan Sanip.
Tak lama kemudian, mobil Tim Gegana Satuan Brimob Polda pun datang, dan langsung mengevakuasi bom, ntuk dibawake lokasi lebih aman.
Kini kedua bom masih aktif itu telah dievakuasi Tim Gegana Satuan Brimob Polda Kaltim untuk dijinakkan, dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Vic

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...