Pulang Balang Didukung LSM

2010-09-06  13:49:20

SAMARINDA-Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim H Rusmadi menegaskan bahwa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang peduli Lingkungan Hidup (LH) telah mendukung proses pembangunan Jembatan Pulau Balang Balikpapan.
Artinya, menurut Rusmadi, pembangunan Jembatan Pulau Balang tetap dilanjutkan pelaksanaanya. Karena, sesuai dengan tujuan pemerintah membangun jembatan ini, untuk dapat memberikan multi player effect yang besar terhadap pembangunan ekonomi rakyat.
“Jembatan ini dibangun pemerintah sejak 1997 dalam rangka menjawab mislink (keterbatasan jaringan) jalur Trans Kalimantan yang telah dijadikan koridor ekonomi Nasional oleh pemerintah pusat,” jelasnya.
Menurutnya, hingga saat ini pembangunan fisik Jembatan Pulau Balang untuk bentang pendek telah dilaksanakan pembiayaannya mencapai Rp178 miliar atau sekitar 30,2 persen dari panjang keseluruhan yang mencapai 470 meter atau biaya sebesar Rp400 miliar.
Pembangunan jembatan ini lanjutnya, sudah mempertimbangkan segala aspek secara menyeluruh, terutama dalam mendukung pergerakan barang dan jasa. Sehingga keberadaan jembatan ini nantinya mampu memberikan efek samping yang besar bagi pertumbuhan dan perkembangan perekonomian masyarakat.
Terutama keberadaan  jembatan tersebut guna mendukung pembangunan industri di Kaltim dan jembatan Pulau Balang ini  berdekatan dengan kawasan industri Kariangau dan pelabuhan peti kemas Balikpapan yang merupakan kawasan industri terbesar untuk wilayah Selatan Kaltim.
“Saat ini memang pembiayaannya telah mencapai Rp 178 miliar untuk bentang pendeknya. Pembangunan ini dalam rangka untuk memperkuat sistem ekonomi yang mampu memberikan multi player effect terhadap industri pengolahan dan jasa. Jadi pembangunan jembatan Pulau Balang ini pada dasarnya tetap dilanjutkan pelaksanaannya, karena jelas sudah menjadi program pemerintah, baik pusat maupun daerah,” jelasnya.
Selain itu, kata dia, pembangunan jembatan  ini mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat dan terlebih penting lagi pembangunan yang dilakukan tetap memberikan perhatian terhadap kelestarian fungsi dan keseimbangan lingkungan.
Pembangunan Jembatan Pulau Balang ini diperkirakan akan memakan pembiayaan sekitar Rp3,3 triliun dengan panjang keseluruhan 1.344 meter. Pembangunan sudah dilaksanakan sejak 2007, sedangkan untuk kegiatan feasibility study (studi kelayakan) sejak 1997 dan  Analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal) dua kali dilakukan, baik instansi pusat maupun provinsi Kaltim.(mar/adv)

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...