Polisi Ditikam Maling2010-09-06 13:56:49
SAMARINDA-Nasib apes menimpa Briptu Dedi Rudi Sanjaya (24) Anggota Operasional Resersi Kriminal Polsek Samarinda Utara. Minggu dini hari (5/9) sekitar pukul 01.00 wita, Briptu Dedi Rudi Sanjaya berhasil menangkap maling yang mencuri komputer jinjing (laptop,red) Jl Sejahtera. Sialnya, Briptu Dedi Rudi Sanjaya lupa memeriksa Id (20), pelaku pencurian laptop. Nah, saat diborgol, pelaku berhasil menikam Briptu Dedi Rudi Sanjaya, dengan menggunakan senjata tajam. Selain melukai Briptu Dedi Rudi Sanjaya, pelaku juga sempat melukai pemilik rumah bernama Gunawan. Alhasil, setelah melukai petugas dan pemilik rumah, pelaku langsung melarikan diri. Dan, kini aparat kepolisian masih melakukan pencarian. Sedangkan, Briptu Dedi Rudi Sanjaya dan pemilik rumah (Gunawan) langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AW Sjahranie untuk dirawat. Kapolsek Samarinda Utara AKP Bambang Budiyanto dikonfirmasi Poskota Kaltim usai melihat kondisi Briptu Dedi Rudi Sanjaya di RSU AW Syahranie mengatakan bahwa anggotannya sedang menyelidiki kasus pencurian di wilayah Samarinda Utara. "Saat itu anggotannya sedang mendalami kasus pencuriaan. Dan pelaku adalah Target Operasi (TO) Rekskrim Polsek Utara. Karena mendapat informasi, pelaku ada dirumah salah satu korbannya di Jl Sejahtera 2, maka anggotannya meluncur," kata Kapolsek. Kebetulan, kata dia, Briptu Dedi Rudi Sanjaya bersama seorang rekannya berada didekat TKP, sehingga bisa cepat tiba dilokasi. Awalnnya, menurutnya, pelaku berhasil diamankan anggotannya dan sempat diborgol. Sayangnya, petugas lalai memeriksa pelaku, yang ternyata membawa senjata tajam. Pelaku berhasil melukai petugas yang saat itu berada disampingnya. Selain melukai petugas, lanjut Bambang, pelaku juga melukai pemilik rumah, Gunawan. Berdasarkan catatan kepolisiaan, pelaku selama ini tercatat sebagai pelaku pencuriaan komputer jinjing . Bambang sendiri mengakui bahwa anggotannya belum memiliki senpi. "Dia anggota baru, sehingga belum diberi senjata api," kata Bambang. Sementara Anitha arye Thelubista, saksi mata yang dihubungi Poskota Kaltim mengatakan bahwa pelaku mendatangi kosnnyam karena memang sudah janjian. Namun Anitha tidak mengetahui kalau cowok yang baru dikenalnya itu adalah TO aparat kepolisiaan. "Saya baru saja kenalan, saat kejadiaan pelaku baru saja tiba di kos saya, kemudiaan Id ditangkap polisi. Saat datang, Id bersama sy rekannya, keduannya langsung dibawa polisi," ungkap dia. M4n
|