Tengkorak Wanita Hebohkan Warga Jl Suwandi2010-09-14 12:12:24
SAMARINDA-Mayat seorang wanita, yang telah menjadi tengkorak menghebohkan warga. Mayat itu ditemukan di semak belukar belakang gedung SMU Imanuel Jl Kedondong, Senin (13/9). Mayat itu ditemukan salah satu warga Jl Suwandi bernama Budi. Saat itu, Budi sedang mencari rebung (anak pohon bambu,red). Ketika itu, Budi mencium bau tak sedap. Lalu Budi mencari sumber bau itu. Kemudian, Budi menemukan sebuah jaket. Setelah diperhatikan, Budi terkejut, ternyata ada sesosok mayat yang telah menjadi tengkorak. Lalu, Budi langsung kabur dan memanggil sejumlah warga, untuk memastikan apakah yang dilihatnya tadi benar-benar tengkorak manusia atau bukan. Hal itu disampaikan kakak kandung Budi bernama Ibrahim kepada Poskota Kaltim. "Akibat kejadiaan itu, Budi langsung shock dan tidak berani menuju TKP. Saya minta dia sholat dirumah sekaligus menenangkan diri," kata Ibrahim di TKP, Senin (13/9). Kemudian, warga melaporkan penemuaan tengkorak manusia itu ke Poltabes Samarinda. Selanjutnya, aparat kepolisian langsung menuju ke lokasi dan melakukan olah TKP. Berdasarkan hasil olah TKP, aparat kepolisian berhasil menemukan sebuah dompet berisi Kartu Tanda Penduduk (KTP), SIM, Kartu Askes atas nama MR, warga RT 34 Jl Kapas Kelurahan Sidomulyo, dan satu buah KTP atas nama Mt warga Palaran. Petugas juga menemukan sepasang sandal laki-laki dan perempuaan, serta helm berwarna hitam merk Kyt. Kapoltabes Samarinda Kombes pol Arkan Hamzah didampingi Kasat Reskrim Poltabes samarinda AKP Arief Budiman SIk mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penemuaan mayat wanita yang telah menjadi tengkorak itu. "Jenazah akan kita autopsi di RSU AW Sjahranie, untuk memastikan penyebab kematiaan korban, sekaligus menunggu pihak keluarga," kata Arief. Disinggung mengenai identitas korban, Arief mengaku belum mendapatkan petunjuk. Sebab, bila dilihat dari kartu identitas yang ditemukan disekitar TKP, ternyata orang yang bersangkutan masih hidup. "Wanita itu masih hidup, dari itu pihak kepolisiaan masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini," kata Arief. M4n
|