Kehadiran Pegawai MaksimalWalikota Ngantor, Wawali dan Sekda Sidak 2010-09-15 15:51:00
SAMARINDA–Tak hanya mengeluarkan imbauan, Walikota Samarinda H Achmad Amins, Wakil Walikota H Syaharie Jaang dan Sekretaris Daerah (Sekda) HM Fadly Illa sebagai petinggi di Pemkot Samarinda, juga memberikan contoh baik bagi pegawainya. Jika walikota terlihat ngantor di ruang kerjanya, wakil walikota ikut bersama Sekda memimpin inspeksi mendadak (sidak) sekaligus silaturahmi ke instansi di lingkungan Pemkot, Selasa (14/9). Pada kesempatan itu, wawali mengaku gembira karena tingkat kehadiran pegawai cukup maksimal. “Sebagai pelayanan masyarakat memang sudah sepatutnya kesadaran untuk mematuhi ketentuan aturan jam kerja ini dilaksanakan, sehingga dengan demikian pelaksanaan libur cuti bersama tidak sampai menghambat pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya. Wawali berharap kondisi ini kedepannya akan terus dapat dipertahanan bahkan mungkin lebih ditingkatkan. Dari hasil rekapitulasi sekilas daftar absensi di lembaga ini diketahui tingkat kehadiran pegawainya rata-rata diatas 96 %. Dan kalaupun ada yang berhalangan semuanya memiliki alasan mendasar seperti sedang cuti, dinas luar ataupun disebabkan karena sakit. “Kalau dilihat dari kondisinya tingkat ketaatan pegawai terhadap ketentuan aturan sudah cukup tinggi,” ucap Jaang. Dan Jaang berharap ketaatan ini tidak semata hanya karena takut terhadap sanksi yang akan dijatuhkan berupa teguran tertulis seperti yang telah dilakukan beberapa waktu terakhir ini, melainkan betul-betul wujud kepatuhan dan kesadaran terhadap tugas dan kewajiban serta tanggung jawab sebagai seorang pegawai negeri sipil selaku pelayan dan abdi masyarakat. APEL Sebelumnya, saat Sekda menjadi pembina apel pagi di halaman parkir balaikota, mengingatkan silaturahmi itu intinya saling bertemu, berkoordinasi. Makanya dimintanya jajaran pegawai di lingkungan Pemkot untuk meningkatkan koordinasi dan kebersamaan untuk pelaksanaan pembangunan di masa depan, apalagi sekarang ini di tengah kondisi keterbatasan keuangan lagi melanda. “Berhubungan ini masih suasana lebaran, saya ingatkan saling memaafkan itu betul-betul tulus. Jangan didepan salaman dan senyum-senyum, di belakang merangut. Ini penting, kaitannya dengan kinerja, karena kita satu tim. Kalau tidak ikhlas, ada dendam, tentunya kinerja pun tidak baik,” pungkasnya. hms2/adv.
|