11 Negara Pastikan Ikut BIO Samarinda2010-09-15 09:26:14
SAMARINDA-Sebelas negara dipastikan bertanding di Bankaltim Indonesia Open (BIO) Grandprix Gold. Pasalnya, mereka telah mendaftarkan nama-nama atletnya, untuk bertanding di BIO Grandprix Gold di GOR Bulutangkis Stadion Palaran 12-17 Oktober 2010. "Dari 11 neraga tersebut setidaknya ada 228 atlet yang mendaftar, berasal dari Indonesia, Austria, China, Chinese Taipei, India, Jepang, Malaysia, Philipina, Singapura, Thailand dan Vietnam. Walau telah mendaftar, para pemain tidak sertamerta ikut bertanding. Sebab, seluruh peserta akan dilakukan proses seeding 23 September 2010. Usai seeding inilah baru ketahuan siapa saja yang bakal bertanding di Samarinda,” jelas Panitia Pelaksana Bankaltim Indonesia Open (BIO) dari Pengurus Besar (PB PBSI) Mimi Irawan kepada media ini. Ditambahkan, walaupun baru 11 negara yang memastikan ikut mengirim para pemain topnya ke Samarinda, namun pemain-pemain top player beberapa Negara juga dipastikan hadir, seperti Taufik Hidayat (Indonesia) dan Lin Dan (China) serta Nguyen Tien Minh (Vietnam). Ketiganya adalah pemain bintang yang saat ini dianggap paling seru jika dipertemukan. "Meski 11 Negara telah dipastikan akan mengikuti BIO Grandprix Gold, namun ada beberapa Negara yang tidak bisa hadir, seperti Korea, Egypt, Bulgaria dan sebagainya. Alasannya, mereka juga ada event di negaranya yang wajib diikuti, termasuk pemain-pemain Europe seperti Denmark akan ikut dalam Denmark Super Series,"ujarnya. Sementara Panitia Pelaksana BIO di Samarinda, yang dipimpin Farid Wadjdy menyampaikan pihaknya terus melakukan persiapan. Bahkan, kondisi lapangan bulutangkis sudah direnovasi sehingga memenuhi standar internasional, termasuk perbaikan AC dan lampu (pencahayaan). “Perbaikan dilakukan karena pada PON 2007 lalu, banyak atlet bulutangkis mengeluh dengan kondisi tersebut,” jelasnya. Mengenai sponsor utama, Farid menyebut, Bankaltim lah yang ditunjuk sebagai sponsor utama. Yang mana, Bankaltim telah memberikan dana Rp 4 Miliar dari total Rp 11,2 Miliar dana penyelenggaraan Grand Prix Badminton itu. “Hal ini dipastikan, lantaran telah ditandatanganinya perjanjian kerjasama untuk menjadi sponsor utama BIO Grandprix Gold tersebut. Oleh karena itu, namanya menjadi Bankaltim Indonesia Open Grand Prix Gold 2010 Badminton Championships,” timpalnya. Selain itu, Farid mengatakan, dengan resminya BPD Kaltim sebagai sponsor utama, maka Farid mengharapkan perusahaan-perusahaan lainnya di Kaltim turut ikut menjadi sponsor, sebab dengan telah digelontornya dana Rp4 miliar, maka masih tersisa Rp 7 miliar lagi untuk keseluruhan dana penyelenggaraannya.mar
|