Pondok Gizi Perangi Gizi Buruk Balita2003-01-01 03:17:03
SAMARINDA-Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Bengkuring terus membina pondok gizi di wilayah kerja Puskesmas itu dalam rangka memerangi gizi buruk di usia bayi di bawah umur lima tahun (balita). Pimpinan Puskesmas Bengkuring drg Deasy Evriyani menuturkan melakukan pembinaan terhadap pondok gizi itu sudah menjadi komitmen terpenting dari satu sekian program kerja Puskesmas terebut mengurangi jumlah bayi gizi buruk di wilayah kerja Puskesmas Bengkuring. ”Dari sinilah semua berawal. Semua unsur di Pondok Gizi secara bersama-sama mencari formula dan menata program mengurangi gizi buruk di wilayah kerja Puskesmas Bengkuring,” ucap Deasy. Lanjut Deasy berbagai usaha mengefektifkan kinerja dari pondok gizi tersebut, diantaranya memberikan pengetahuan tentang observasi terhadap penderita gizi buruk Observasi, kata dia, menjadi bagian terpenting dari deteksi terhadap temuan anak gizi buruk di sejumlah kawasan Rukun Tetangga. Menurut dia, lagi-lagi RT menjadi satu dari bagian satuan terkecil dari permukiman penduduk dengan peran terbesar deteksi bermuara di satuan tersebut. ”Jadi deteksi ini penting dan besar pula terdukung hingga ke satuan RT. Karena berada di bawah maka kader harus secara berkala melakukan observasi serta sosialisasi tentang gizi buruk,” ucap Deasy. Bentuk sosialiasi serta deteksi itu, papar dia adalah secara berkala menggelar acara bersamaan dalam timbangan balita di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). ”Jadi sosliasasi itu bisa efektif dan tepat sasaran,” ucap Deasy. Dalam upaya sosialisasi tersebut, aku Deasy, Puskesmas bersiap memberikan pendampingan serta pelatihan termasuk tenaga kesehatan.”Apapun untuk kesehatan harus diusahakan untuk dipenuhi,” tegas Deasy. hms/adv
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...