Beppeda Diharap Terdepan Segi Kualitas dan Kuantitas Kinerja2010-09-18 10:52:55
TENGGARONG – Karyawan dan karyawati serta keluarga besar kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutai Kartanegara, Jumat (17/9) menggelar halal bihalal di ruang serba guna kantor tersebut. Acara silaturahim antar karyawan ini selain diisi uraian hikmah halal bihalal, juga dimeriahkan dengan pemotongan kue ulang tahun oleh Kepala Bappeda H Rusdiansyah yang kemarin memasuki usia ke 54 tahun. Hadir dalam acara tersebut, selain Sekrteris Bappeda Taufiq bersama staf juga nampak hadir para Kabid dan Kasi yang ada di lingkungan kantor Bappeda. Kepala Bappeda Rusdiansyah mengatakan, digelarnya halal bihalal di kantornya selain masih dalam suasana hari raya Idul Fitri 1431 Hijrah juga sebagai media mempererat hubungan kerja dan silaturahim antara bawahan dengan atasan. Dikatakan, hubungan kerja yang berlangsung timbal balik secara sinergis ini dimungkinkan terjadi jika di dalamnya terdapat rasa saling hormat menghormati. “Baik dalam menghormati profesi maupun dalam ruang lingkup tugas pokok dan fungsi setiap bidang, sehingga lambat laun akan tercipta suasana kinerja yang kondusif," ujarnya. Dikatakan, melalui momentum Idul Fitri kembali kita perbaharui hubungan saling melengkapi ini sehingga akan mewujud menjadi suatu profesionalisme kinerja yang menjadi harapan kita bersama. Menurutnya pula, sebagai lembaga perencanaan di daerah peran dan kedudukan Bappeda sangat penting dan strategis. “Yaitu sebagai ujung tombak gerak dan laju pembangunan di daerah,” katanya. Oleh sebab itu diharapkan jajaran Bappeda Kukar harus menjadi yang terdepan baik dalam kualitas maupun kuantitas kinerja. Sementara hikmah halal bihalal yang disampaikan Ustadz H Untung mengatakan, seseorang yang merayakan Idul Fitri diharapkan adalah orang yang telah berhasil menjalani Diklat (Pendidikan dan Latihan) Ramadhan. Menurutnya tidak gampang bisa lolos dengan baik dalam kancah diklat Ramadhan ini karena semua kemampuan baik fisik maupun mental yang dimiliki manusia di uji oleh Tuhan melalui ibadah puasa. Bagi mereka yang lolos dalam diklat Ramadhan ini bagaikan bayi yang baru dilahirkan oleh ibunya. “Yaitu kembali kepada fitrahnya atau berpredikat sebagai manusia baru,” ujarnya. Diharapkan predikat sebagai manusia baru itu harus tetap dipertahankan hingga ramadhan tahun mendatang. “Caranya dengan selalu mendekatkan diri kepada Tuhan, melakukan amal saleh serta saling menghormati antar sesama mahluk tuhan,” tambahnya.Usai penyampaian hikmah halal bihalal, di luar dugaan para karyawan Bappeda mengeluarkan kue ulang tahun, yang diberikan kepada Rusdiansyah yang kemarin tepat berusia 54 tahun. (hmp)
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...