Dishub Ngutang Buat Beli Alat Pengatur Traffic Light2010-09-20 14:56:51
TENGGARONG– Akibat perbuatan tangan jahil, Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar terpaksa harus ngutang untuk membeli pengganti alat pengatur (sirkuit) traffic light (lampu rambu lalu lintas) yang hilang. Sirkuit yang terpasang di salah satu tiang traffic light depan pos Polisi pertigaan Jalan Imam Bonjol, Sudirman dan Jl Akhmad Mukhsin tersebut hilang sejak Rabu (15/9) malam lalu. Karena kejadian itu, arus lalu lintas kendaraan bermotor yang melewati persimpangan yang menguhubungkan tiga ruas jalan depan Pelabuhan Pulau Kumala Tenggarong itu sejak Kamis (16/9) lalu berubah. Tidak adanya panel berbasis circuit digital yang berfungsi secara otomatik memati-hidupkan tiga warna lampu lalu lintas itu membuat Dinas Perhubungan bersama Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Kukar menata ulang arus lalin di persimpangan tersebut, yakni kendaraan dari arah Jl Imam Bonjol yang ingin belok ke kanan atau ke arah Jl KH Akhmad Mukhsin harus belok lebih dahulu ke kiri yakni Jl Jend Sudirman. Kemudian bagi kendaraan yang berada di ruas Jl Jend Sudirman yang ingin ke Jl Imam Bonjol harus memutar di belokan depan komplek Pemakaman Muslimin, Gunung Lalang Kampung Melayu. Namun, dalam waktu dekat Dinas Perhubungan mamastikan traffic light itu akan berfungsi kembali karena sirkuit pengendali lampu akan diganti yang baru. Kendati dana pembelian untuk mengganti sirkuit bernilai hampir Rp 20 jutaan itu tidak tersedia di anggaran Dinas Perhubungan tahun 2010 ini. Kepala Dishub Kukar, Otoy Usman ditemui di acara halal bihalal keluarga besar Dishub Sabtu lalu mengatakan, untuk menutupi biaya pembelian sirkuit itu akan diprogramkan atau dianggarkan di APBD tahun 2011 mendatang. Hari ini (Senin 19/9) Otoy mengatakan akan menugaskan stafnya berangkat ke Jogyakarta melakukan pembelian sirkuit pengganti yang hilang tersebut. ”Saya telah perintahkan staf untuk membelinya langsung ke pembuatnya sekaligus kontraktor pengadaan traffic light PT Qomcom Indonesia di Jogya. Uangnya, ya kita ngutang dulu lah,” ujarnya. Dikatakan pengoperasian traffic light itu sangat mendesak dilakukan karena frekwensi pergerakan lalu lintas di pertigaan itu saat ini terbilang cukup tinggi. Disamping sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi kecelakaan lalin dipersimpangan itu. Untuk meminimalkan resiko kembali kehilangan sirkuit, menurut Otoy ke depan pihaknya akan meninggikan letak kotak sirkuit. Diharapkan kepada masyarakat khususnya bagi pengguna jalan yang melewati persimpangan tersebut untuk bersabar dan tetap berhati-hati. (yd/hmp)
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...