PLTS Bantu Masyarakat Pedalaman dan Perbatasan2010-09-20 15:00:26
SAMARINDA–Kepala Seksi Pengembangan Energi, Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Provinsi Kaltim Darmawan Karyadi menyampaikan untuk membantu masyarakat pedalaman dan perbatasan, khususnya yang belum memiliki listrik, Distamben Kaltim memberikan bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). "Kita ketahui kurang lebih ada 50 ribu Kepala Keluarga (KK) di Kaltim yang belum menikmat aliran listrik secara memadai, khususnya masyarakat yang sebagian besar yang tinggal wilayah perbatsan dan pedalaman di Utara Kaltim. Karena itu, Distamben akan memberikan bantuan berupa PLTS,"ujar Darmawan kepada media ini. Menurut Darmawan, PLTS terpasang di kabupaten/kota di Kaltim hingga 2009 mencapai 20 ribu unit yang tersebar di 352 desa dan tersebar di 11 kabupaten/kota. Selain Kota Samarinda, Balikpapan dan Tarakan, diperkirakan hingga tahun 2010 ini terdapat 22 ribu unit yang telah selesai dipasang oleh Distamben provinsi dan kabupaten/kota. “Dari jumlah terpasang, Kabupaten Malinau merupakan kabupaten dengan PLTS terbanyak sejumlah lebih dari 3.065 unit, disusul Bulungan, Paser dan Berau dengan masing-masing mencapai 3.000 unit. Sedangkan, terkecil dipasang di Kota Bontang sebanyak lebih dari 120 unit dan Kabupaaten Penajam Paser Utara dengan lebih dari 244 unit,” ujarnya. Darmawan menambahkan, jika dibandingkan dengan pembangkit listrik tenaga air mikro hidro, pembangkit listrik tenaga surya memang lebih mahal dalam pengadaan barangnya, karena setiap rumah harus dipasang panel surya yang harganya cukup mahal. " Namun jika di lihat dari pengoperasiannya, maka tenaga surya tidak memerlukan biaya tinggi selain hanya perawatan baterai cadangan dan sedikit perawatan pada panel surya,"tambahnya. Menurutnya, Distamben Kaltim memprioritaskan pemberian pelayanan energi terbarukan seperti pemanfaatan tenaga mikro hidro, tenaga surya dan bio gas yang berasal dari kotoran hewan kepada kecamatan yang berada di sejumlah perbatasan dan pulau terluar seperti Kecamatan Long Apari, Long Pahangai, Krayan Hulu, Krayan Selatan, Krayan hilir, Bahau Hulu, Long Pujungan, Lumbis, Krayan Selatan, Krayan, Sebuku dan Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau. Sementara untuk proyek percontohan energy berbasis kotoran hewan atau bio gas, Kecamatan Kaliorang Kabupaten Kutai Timur. “Dari sejumlah 22 ribu panel surya yang telah diberikan kepada masyarakat di Kaltim, sekitar 10 persen di antaranya dalam keadaan tidak berfungsi dikarenakan kerusakan karena masa pakai. Distamben Kaltim merencanakan akan memberikan bantuan untuk penggantian komponen kerusakan kepada masyarakat di daerah pedalaman dan terpencil yang sulit mengganti komponen kerusakannya secara swadaya,” papar Darmawan.mar/adv
|