Bangun Jalan dan Pasar Induk Untuk Masyarakat Keberhasilan Bupati dan Wakil Bupati Berau Memimpin Lima Tahun
2010-09-20 15:03:18
BANYAK hal yang sudah disuguhkan Bupati Berau Drs H Makmur HAPK MM dan Wakil Bupati (Wabup) Berau Ir Ahmad RIfai MM kepada masyarakat selama lima tahun memimpin Kabupaten Berau. Atas penilaian masyarakat lah keberhasilan itu Bupati dan Wabup Berau dipercaya kembali oleh masyarakat, untuk melanjutkan harapan masyarakat. Keberhasilan itu juga berkat komitmennya mendahulukan kepentingan rakyatnya, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun melalui sektor usaha kecil menengah (UKM). Diantaranya pekerjaan umum, Pemkab memberikan perhatian khusus dalam penanganan meliputi semua pembangunan, pemeliharaan, dan peningkatan jalan dan jembatan, penanganan keciptakaryaan, dan pengairan. Menurut data statistik tentang kondisi jalan berdasarkan buku Berau dalam Angka Tahun 2006-2008, menunjukkan panjang jalan kabupaten telah mengalami banyak perubahan. Pada 2006, panjang jalan 722,59 kilometer (km), pada 2008 bertambah menjadi 181,07 km. Kondisi jalan yang baik bertambah dari 84,07 km pada 2006, menjadi 542,2 km pada 2008. Demikian pula kondisi jalan rusak telah berkurang dari 146,87 km menjadi 108,44 pada 2008. Untuk pencapaian kinerja kegiatan hingga 100 persen antara lain, pembangunan gedung kantor kecamatan (luncuran), berupa pembangunan rumah staf Camat Kelay kopel 90 meter persegi, pembangunan Kantor Camat Biatan Lempake, Kantor Camat Batu Putih, pembangunan pagar Kantor Urusan Agama (KUA) Bidukbiduk, dan rehabilitasi BPU Kampung Talisayan. Selain itu, pembangunan jalan di lokasi Jl Bukit Berbunga, Kecamatan Sambaliung, pembangunan Jl Karang Mulyo-Tambang Galian C, pembuatan Jl Prapatan dan pembuatan jalan tembus dari Jl Cut Nyak Dien-Jl Raja Alam. Sedangkan peningkatan jalan dalam kota yang telah selesai antara lain di Jl Sawi, Jl RPD, jalan kantor kebersihan-Mardatillah, Jl Durian III, jalan Komplek Sejahtera dan Gang Terampil, jalan menuju kuburan Murjani (Perum BPD), jalan masuk Bandara Kalimarau, jalan kawasan Karang Ambon, dan perbaikan trotoar Jl P Antasari. Sarana dan prasarana publik yang monumental lainnya adalah rampungnya pembangunan Pasar Sanggam Adji Dilayas. Bangunan pasar yang diberitakan media massa sebagai pasar induk termegah di Indonesia Timur itu memiliki luas 7,5 hektare, dan dibagi menjadi beberapa bagian. Yaitu pasar basah dengan luasan 10.532 meter persegi. Pasar basah ini mampu menampung 1.412 pedagang. Kemudian ada pasar kering seluas 9.702 meter persegi yang mampu menampung 565 pedagang. Sedangkan pembangunan plasa seluas 6.898 meter persegi berkapasitas 52 petak pedagang. Di sudut lain ada tempat pembuangan sampah sementara seluas 144 meter persegi. Bagian depan juga disiapkan lahan parkir yang mampu menampung sekira 2.000 unit kendaraan baik roda 2, roda 4, dan pengangkut barang. Kini pasar itu telah beroperasi setelah diresmikan oleh Gubernur Awang Faroek Ishak. Khusus sarana air bersih, peningkatan kualitas dan kapasitas jaringan air bersih di perkotaan dan pedesaan telah menjadi agenda utama Pemkab Berau. Pada 2009, proyek pemasangan pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah telah selesai terpasang dengan pipa antikorosi sejauh 140 km, guna mencapai 3 kecamatan seperti Sambaliung, Gunung Tabur, dan Teluk Bayur. ( Wanda Nunung Fachrurroziz)
|