Bupati Dukung Penyusunan Sejarah PPU2010-09-20 15:27:06
PENAJAM, Bupati Penajam Paser Utara H Andi Harahap, S.Sos menyatakan sangat mendukung penulisan sejarah berdirinya Kabupaten Penajam Paser Utara, terutama yang dimotori oleh Tim Sukses Paser Utara Menuju Kabupaten dan penulisan sejarah terbentuknya kabupaten PPU yang komprehensif sangat dibutuhkan agar semua pihak memahami dan memaknai perjuangan kita dengan benar. ‘’Saya sangat mendukung dibuatnya penulisan sejarah berdirinya Kabupaten Penajam Paser Utara, Sepahit apapun sejarah harus ditulis dan didokumentasikan paling tidak sejarah awal berdirinya Kabupaten PPU ini bukan hadiah atau pemberian tetapi melalui perjuangan masyarakat yang tidak singkat dan membutuhkan pengorbanan,’’ kata Bupati Andi Harahap, menyikapi penyusunan buku sejarah Kabupaten PPU. Dikatakannya, penulisan sejarah yang komprehensif sangat mutlak diperlukan, sehingga akurasi data dan fakta sejarah bisa dipertanggungjawabkan secara moral dan sosial. "Untuk itu kami mendorong segera dibentuk tim penulis yang elegan, dan segera dimulainya penulisan, jangan ditunda sedangkan metodenya saya kira bisa mengumpulkan para pelaku sejarah yang masih hidup selanjutnya dari mereka akan banyak muncul ide-ide pembentukan kabupaten PPU,’’ katanya. Menurut Bupati PPU ini, yang juga bagian dari pelaku berdirinya pembentukan kabupaten Penajam Paser Utara menyatakan siap diminta keterangannya, untuk bahan penulisan sejarah panjang pendirian daerah otonom kedua di Kaltim in. "Saya siap mengungkapkan data dan fakta sejarah perjuangan pembentukan Kabupaten Penajam Paser Utara," tambahnya. H Dalman, warga Penajam yang merupakan salahsatu anggota tim perjuangan pembentukan Penajam Paser Utara jadi kabupaten seperti sekarang, menyatakan sangat mendukung dibukukannya perjuangan mereka dan dimasukkan dalam sejarah PPU, ini memang harus dilakukan sehingga generasi mendatang tidak melupakan perjuangan berdirinya kabupaten ini secara otonom. ‘’Ini ide cemerlang kalau akan dibukukan menjadi sejarah terbentuknya Kabupaten PPU, kalau nantinya kita memiliki buku sejarah daerah ini tentunya itu akan menjadi bahan pelajaran anak-anak kita mendatang sehingga mereka juga memahami kalau hadirnya kabupaten PPU tidak hanya diminta dari pemerintah tapi melalui perjuangan yang tidak pendek dan juga yang harus diingat adalah pengorbanan para pelaku sejarah itu sendiri,’’ kata Dalman. Ditambahkannya, para pejuang pemekaran tidak perlu harus mengiba kepada pemerintah agar keberadaan mereka diakui. "Bagi kami cukup pemerintah daerah saja yang memiliki tugas dan tanggung jawab mengakui eksistensi para pejuang itu," lanjutnya. max
|