DPRD Kukar Jalin Silaturahmi dengan Masyarakat Handil Terusan2010-09-20 15:35:56
TENGGARONG-Meski Hari Raya Idul Fitri telah berlalu, namun nuansa saling bersilaturahmi masih terasa, itu dibuktikan DPRD Kukar melakukan silaturahmi dengan masyarakat dibeberapa keamatan.Empat Komisi DPRD Kukar melakukan kunjungan ke kecamatan yang terbagi dalam 3 tempat untuk Komisi I ke Kecamatan Muara Muntai dan Tenggarong Seberang , Komisi II Ke Pusat Pengembangan Sapi Bali Dinas Peternakan di Desa Bahu Ulak Kecamatan Muar Wis, Komsi III ke Desa Handil Terusan Kecamatan Anggana dan Komisi IV Ke Kecamatan Samboja. Komisi III DPRD Kukar yang melakukan kunjungan ke Handil Terusan Samboja dipimpin langsung A Gasman Gilir dan beberapa anggota komisi III diantaranya H. Abdul Sani, Salhudin, S.Sos, Praptomo, SH, Hery Prastyo Nugroho,SE, Saifu Aduar, SP.d, Sugiyanto, Didik Agung Eko Wahonao, dan H. Mus Mulyadi Kunjungani ini disambut antusias masyarakat Desa Handil Terusan dengan melakukan pertemuan di Gedung Balai Pertemuan Umum yang di terima langsung Kadis Handil Terusan, Ketua BPD, LPM, Tokoh Masyarakat, Pemuda , dan Ibu-Ibu PKK setempat . Desa Handil merupakan hasil pemekaran Desa Kutai Lama pada tahun 1999 yang penduduknya kurang lebih 4.000 yang terbagi 12 RT yang awalnya merupakan perpindahan tranmigrasi lokal, desa ini sejak berdiri 1999 sampai sekarang tidak mempunyai jalan desa yang menghubungkan dengan ibu kota kecamatan Anggana, padahal akses jalan merupakan suatu urat nadi yang sangat penting untuk meningkatkan perekonomian rakyat yang ada di Handil terusan Baik dibidang Pertanian, Kehutanan, Peternakan, Perikanan, Pasir Putih dan sebagainya. “Jika kita tempuh lewat sungai Mahakam, memakan waktu cukup lama yakni kurang lebih 3 jam dan mengeluarkan dana yang cukup besar, jika di tempuh jalan darat hanya 30 menit. Selama ini masyarakat handil masih menggunakan akses jalan Pipa Perusahan Vico Indonesia dengan resiko jika jalan ini ditutup masyarakat tidak bisa berbuat apa-apa” kata Kamruddin Padahal Anggana merupakan salah satu penymbang PAD yang sangat besar di sini banyak perusahan besar seperti Vico, Total Indonese (migas), Tambang Batubara dan sebagainya tapi masyarakat di sini masih tertinggal, jalan menghubungkan ke kecamatan tidak memadai, ada Sekolah Dasar nomor 012 Desa Handil Terusan tidak bisa ditempati, usulan pertanian yang kami ajukan tidak terkaper dalam APBD, Dana Alokasi Desa Berkurang, dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahan sangat terbatas, rumah tangga miskin desa handil 2009 kurang lebih 1.205 jiwa atau 324 KK, ini cendrung semakin bertambah oleh sebab itu masyarakat berharap pihak komisi III DPRD Kukar bisa mencarikan solusi yang terbaik dalam persoalan yang ada. Ungkap Kades Handil Terusan, Kamruddin Komisi III DPRD Kukar yang mebidangi Keuangan dan Aparatur dalam hal ini ketua komisi III di percayakan G Asman Gilir. G Asman Gilir mengatakan, saat ini pendapatan daerah di sektor perimbangan masih rendah, Karena itu Pemerintah Derah kita tidak boleh tinggal diam artiya pasrah atas apa yang di tetapan pemerintah pusat melalui Mentri Keuangan. Dewan bersama Pemerintah Daerah akan menyelusuri perhitungan serata data –data pendukung untuk menghitung komponen dana bagi hasil ( Dana Perimbangan) komisi III dalam hal ini sudah melakukan Hearing dengam (BP- MIGAS) PT .Total Indonesie di Muara Jawa , PT Vico Muara Badak ini tidak lain ingin mendongkrak Dana Bagi Hasil dari Migas dan Community Development (Comdev ) sekarang dikenal dengan CSR yang menjadi hak masyarakat kita. “Masalah dana ADD sudah dibahas dan ditetapkan dengan total 265.430.677.757 ( setelah ditambah 77 M) dan nilai tersebut masih ditambah dengan bantuan keuangan dari pemerintah pusat untuk desa 45 miliar jadi uang yang ke desa total 312.702.902.757 kemudian dana ADD disalurkan ketiap-tiap desa yang berdasarkan dengan ketentuan luas wilayah, jumlah penduduk dan lain sebagainya sesuai dengan ketentuan , mudah- mudahan dengan adanya peningkatan ini bisa dipergunakan dengan baik dan bisa dinikmati masyarakat banyak.” ungkap G Asman Gilir. awi
|