551 CalHaj Ikuti Manasik Haji Massal2010-09-20 15:40:27
SEBANYAK 551 calon jamaah haji (Calhaj) mengikuti bimbingan manasik haji massal yang diselenggarakan kementerian agama (Kemenag) kota Samarinda selama empat hari dari tanggal 19 September hingga 21 September 2010. Pembukaan pelatihan manasik haji oleh Wakil Walikota Samarinda H Syaharie Jaang tersebut, dilakukan di aula Manasik Kantor Kemenag, Sabtu (19/9) pagi. "Saya selaku Pemerintah Kota Samarinda ucapkan selamat bagi para calon Jamaah Haji yang akan berangkat ke tanah suci pada kesempatan tahun ini, saya berharap para calon jamaah haji dalam kegiatan bimbingan manasik haji bisa diikuti dengan betul, sungguh-sungguh dan didalami, baik secara teori dan prakteknya," tegas Syaharie Jaang. Pada Kesempatan tersebut, Wawali banyak bercerita tentang pengalaman naik hajinya. Ia menjelaskan ada dua kesejahteraan yang mesti dimiliki oleh para Calhaj. Disebutkannya, yakni kesejahteraan lahir dan kesejahteraan batin. Lanjut dia, kesejahteraan lahir berdasarkan kemampuan secara ekonomi, sedangkan kesejahteraan batin mengikat kekuatan niat dan tekad dalam menjunjung tinggi keimanan."Pergi haji ke mekkah bukan seperti pergi berwisata," ucap Jaang berguyon. Dalam kesempatan sambutannya tersebut Jaang juga mengingatkan beberapa hal, yakni bahwa uang yang didapat ibadah haji harus dari usaha yang halal, para calhaj harus berusaha bersungguh-sungguh memperdalam Ilmu manasik haji, semua niat karena Allah SWT, Memelihara upaya dan etika haji serta kepada petugas bertindak melayani jemaah di atas kepentingan pribadi. "Untuk satu kali pelaksanaan manasik haji kami pikir tidak masalah, kalau ada yang perlu kami bantu akan kami bantu," pungkasnya menaggapi harapan panitia untuk mendapat bantuan dari pemerintah untuk penyelenggaraan manasik haji sekaligus membuka kegiatan. Di tempat yang sama, Kepala Kemenag Kota Samarinda H Shafruddin menjelaskan Calhaj Samarinda yang akan diberangkatkan tahun 2010 awalnya 536 orang, namun ada penambahan kuota haji dari Pemerintah Arab Saudi untuk Indonesia, khusus Kaltim sebesar 145 orang dan Samarinda mendapat tambahan jatah 15 orang, sehingga jumlah total bertambah menjadi 551 Calhaj. Dijelaskannya, selain dari Kemenag selama empat hari pertemuan tersebut, pihaknya memastikan akan ada kegiatan lanjutan manasik haji kelompok di tiap kecamatan yang lebih banyak 11 kali pertemuan. Tambah dia, manasik itu sendiri adalah rangkaian ibadah haji untuk menjadi mabrur baik teori maupun praktek. "Manasik haji itu penting. Berdasarkan evaluasi, masih dominan jemaah salah saat di tanah suci. Kalau salah berarti ibadah hajinya tidak diterima, diharapkan Manasik haji ini diadakan agar calon haji tahun ini siap berangkat ke tanah suci," tegasnya. hms
|