BNN Gelar Penataran Teknik Penyelidikan Narkotika

2010-09-22  10:44:11

SAMARINDA–Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat menyelenggarakan Penataran teknik penyelidikan tindak pidana narkotika bagi petugas Badan Narkotika Provinsi (BNP) dan aparat hukum di Samarinda.
“Penataran ini sebagai upaya untuk memberikan tambahan pengetahuan tentang teknik penyelidikan tindak pidana narkotika bagi petugas BNP maupun aparat hukum lainnya di Kaltim guna meningkatkan kemampuannya,” kata Analisis Madya BNN Pusat  Muhammad Arief Dimjati disela Penataran Teknik Penyelidikan Tindan Pidana Narkoba di Samarinda, Selasa (21/9).
Menurut Arief, masalah kejahatan narkoba ini semakin meningkat dan bermacam modus operandi atau cara-cara baru yang digunakan semakin canggih. Oleh karenanya, bagi aparat hukum ini merupakan tantangan yang terus harus diwaspadai dan ditingkatkan pengawasannya.
Sehingga dengan kemampuan yang dimiliki aparat hukum yang berhubungan dengan penanganan masalah narkoba ini akan dapat menyelidiki masalah tersebut dan mampu memutus jaringan peredaran narkoba.
“Aparat hukum yang dimaksud yakni aparat kepolisian, bea cukai, imigrasi dan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (POM) yang merupakan gabungan dari berbagai instansi pemerintah dan kepolisian,” jelasnya.
Kedepan, dengan dasar pembekalan dan pengetahuan penyelidikan maupun teknik-teknik penyelidikan kejahatan narkoba akan meningkatkan kemampuan aparat di lapangan yang berimbas pada banyaknya pengungkapan kasus narkoba di Kaltim.
Ditambahkannya pula, dengan kondisi saat ini dimana banyaknya pengedar  narkoba ini yang menggunakan cara-cara baru untuk mengelabui aparat hukum. Karena masuknya peredaran narkoba ini dari berbagai  kawasan.
Kaltim  yang memiliki kawasan udara, laut dan darat yang berbvatasan dengan negara lain ini akan memiliki resiko tinggi terhadap peredaran narkoba. Terlebih untuk kawasan laut yang begitu terbuka ditambahnya sedikitnya petugas untuk pengawasan kawasan tersebut.
“Kawasan laut merupakan daerah yang rawan terhadap masuknya pensuplay peredaran narkoba. Ini akibat masih terbatasnya aparat pada kawasan tersebut dan ini haruslah menjadi perhatian semua pihak untuk pengamanan maupun pengawasannya,” harap Arief Dimjati.mar

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...