Jaang Bersama Petani Berburu Tikus Sawah

Dorong Petani Tingkatkan Produksi

2010-09-24  13:46:18

SAMARINDA—Tak hanya memberi motivasi dengan ucapan, Wakil Walikota Samarinda H Syaharie Jaang pun rela turun bersama para petani Tanah Merah untuk berburu tikus sawah, dan tidak terlihat kecanggungan dari sosok orang nomor 2 di Samarinda ini, karena memang seorang anak petani.
Syaharie Jaang ditemani Camat Samarinda Utara H Marnabas bersama sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda serta puluhan petani Tanah Merah langsung turun ke sawah untuk berburu tikus dengan meniupkan asap yang telah bercampur dengan belerang ke dalam lubang tikus yang akan membuat tikus tersebut keluar lalu dipukul beramai–ramai. Aksi berburu tikus sawah ini, menandai dibukanya kegiatan gropyokan tikus atau kegiatan berburu hama tikus yang menyerang tanaman padi petani di persawahan di Tanah Merah, Rabu (22/9).
Sebelumnya, Jaang dalam sambutannya mengajak petani Tanah merah meningkatkan produksi pertanian mereka, sehingga hasil akhirnya dapat mencukupi kebutuhan lokal Samarinda yang hingga sekarang masih disuplay dari daerah lain.
Menurutnya, terdapat potensi pertanian yang besar di Samarinda, namun hingga kini belum digarap secara maksimal oleh masyarakat.
“Hal ini patut disayangkan. Hampir 70 persen kebutuhan pangan masyarakat Samarinda masih disuplay dari luar daerah. Padahal jika kita bisa memaksimalkan potensi pertanian dan terutama tanaman pangan, maka nilai 70 persen tersebut dapat dipenuhi petani lokal yang secara signifikan juga akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani Kota Samarinda,” paparnya.
Dikatakannya kemudian bahwa saat ini pemuda yang berdiam di kawasan pertanian cenderung pindah ke kota untuk mecari pekerjaan. Padahal jika mau untuk sedikit berupaya maka pertanian juga dapat menjadi sektor komoditas bisnis yang bagus dimasa depan.
“Ini salah satu hal yang harus disadari para pemuda. Menjadi petani bukan hal yang mudah dan bukan pula pekerjaan hina. Pertanian kedepan justru menjadi ladang usaha dan bisnis yang kompetitif mengingat kebutuahannya setiap tahun meningkat. Oleh karena itu petani muda harus sering mengikuti berbagai penyuluhan dan pelatihan mengenai cara-cara atau metode untuk menigkatkan hasil pertaniannya sehingga hasilnya juga bisa maksimal,” urainya.
Sementara itu, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kota Samarinda, Syamsul Bahri mengatakan saat ini mengakui produksi lokal yang ada belum mampu mengimbangi kebutuhan sendiri, oleh karena itu Tim dari Dinas Ketahanan Pangan senantiasa melakukan berbagai penyuluhan dan sosialisasi kepada petani sebagai upaya untuk meningkatkan hasil pertanian.
Dikatakannya kegiatan gropyokan tikus ini juga merupakan salah satu upaya peningkatan hasil pertanian dengan cara membasmi hama tikus yang sering menyerang tanaman petani. Terlebih sebentar lagi petani memasuki musim tanam oleh karena itu lahan pertanian harus segera dibersihkan dari hama dan dipersiapkan untuk segera di tanami padi.
Usai berburu tikus, kemudian dilanjutkan sarapan bersama sekaligus halal–bihalal masyarakat Tanah Merah dengan Wakil Walikota Samarinda. hmas4/adv

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...