Jaang-Nusyirwan dan Wakil Ketua Dewan Sarwono tak Hadir

Pasangan Cawali Samarinda Sampaikan Visi Misi
2010-09-25  15:59:26

SAMARINDA-Seluruh pasangan calon walikota dan wakil walikota Samarinda, kecuali Syaharie Jaang-Nusyirwan menghadiri tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilu Kada) Samarinda, penyampaian visi misi calon di Gedung DPRD Samarinda, Jum'at malam (24/9) di Ruang Utama Gedung Wakil Rakyat Jl Basuki Rahmat.
Selain tak dihadiri Syaharie Jaang-Nusyirwan, Sidang Paripurna DPRD Samarinda itu juga tak dihadiri 20 anggota dewan.
Sidang Paripurna Penyampaian Visi Misi Pasangan Calon itu langsung dipimpin Ketua DPRD DPRD Samarinda Siswadi didampingi 2 Wakil Ketua DPRD Samarinda, yaitu Fatimah Ashari dan Alfian. Sementara Wakil Ketua DPRD Samarinda dari PKS Sarwono tidak hadir, tanpa alasan yang jelas.
Siswadi membuka Sidang Paripurna tepat pukul 20.00 wita, dengan agenda penyampaiaan visi misi calon Walikota dan Wakil Walikota Samarinda, dengan estimasi waktu hingga pukul 24.00 wita.
Penyampaiaan visi misi dimulai dari calon nomor urut 1 Ridwan Asmaran. Beliau diberi waktu menyampaikan visi misinya selama 15 menit.
Dalam visinya, Ridwan Asmaran menyampaikan jika terpilih akan mengedepankan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).
Dan, Ridwan berjanji tidak akan menggunakan dana APBD untuk pembangunan fisik yang tidak menyentuh kepada kepentingan masyarakat. "Pembangunan fisik seperti jembatan, jalan maupun bandara tidak perlu menggunakan da APBD Samarinda. Tetapi bisa shearing anggaran dengan pemerintah pusat," kata Riswan.
Usai Riswan, pimpinan sidang langsung memanggil calon dari pasangan nomor urut 3,  yang disampaikan oleh calon walikota jalur independen Iriansyah Busra.
Dalam visi misinya, Iriansyah Bursa menyampaikan bahwa dirinya berjanji memperbaiki pola pemerintahan dan memprioritaskan pembangunan SDM.
Sementara calon nomor urut 4 Ipong Mukhlisoni-Edi Kurniawan diawal penyampaiaan visi misinya  mengkritisi berbagai masalah Samarinda, seperti banjir, infrastruktur yang memprihatinkan, dan banyaknya masalah lingkungan.
Dalam visinya, Ipong menegaskan bahwa dalam pemerintahannya nanti, ingin membuat Samarinda yang membanggakan. "Jadi tidak ada lagi warga Samarinda yang malu mengatakan berasal dari Samarinda," kata Ipong.
Selain itu, Ipong menegaskan akan memperbaiki pola pemerintahan yang bersih .
Sedangkan calon nomor urut 5 Adham, mengatakan bahwa dalam programnya Adham berkomitmen untuk mewukudkan Kota Samarinda sebagai kota Industri, Jasa dan Perdagangan yang ramah lingkungan, terkemuka, berdaya saing dan berbudaya.
Pasangan ini mengatakan, bahwa tingginya jumlah APBD Samarinda sebesar Rp2,4 triliun merupakan jumlah fantastis. Sayangnya, angka itu tidak dimanfaatkan dengan baik, sehingga masih banyak masyarakt miskin didaerah ini. Dan juga banyak infrastruktur yang masih memprihatinkan.
"Apabila kami jika dipercaya memimpin kota Samarinda, pemerintahannya akan melakukan identifikasi berbagai masalah untuk diselesaikan secara prioritas," ungkap Andi Harun.
Antara lain, kata dia, membentuk pokja untuk menyelesaikan masalah-masalah yang menjadi prioritas, seperti kemiskinan dan kesejahteraan, SDM, pelayanan infrastruktur, dan kerusakan lingkungan serta beberapa masalah lainnya.

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...