Menperindag Beri Apresiasi Kaltim di Sektor Bisnis

2010-09-28  09:27:30

SAMARINDA, Menteri Perindustrian dan Perdagangan (Menperindag) RI MS Hidayat mengemukakan, sangat memberikan apresiasi terhadap perjuangan yang dilakukan oleh Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak. Sebab, Gubernur Kaltim memiliki bisnis plan yang luar biasa. Karenanya, dalam beberapa hari lalu, Pemprov Kaltim juga diundang bersama dengan beberapa Gubernur se Indonesia di Jakarta, karena telah berhasil meningkatkan investasinya di bidang industri.
Sementara itu, sesuai amanah Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mengawal investor-investor asing dan lokal dalam membantu pembangunan di daerah-daerah, agar kesepakatannya dapat ditandangani.
Sebagaimana diketahui, awal 2010, tepatnya 19 Februari 2010, telah diterbitkan Inpres No 1/2010 tentang percepatan prioritas pembangunan nasional 2010. Mengapa demikian, karena, inpres tersebut sebagai pedoman bagi Menteri dan Pemprov di daerah, khususnya Kaltim.
“Hal ini menunjukkan agar Gubernur, Walikota dan Bupati dapat bekerja keras dalam mendorong pembangunan di daerahnya, agar tepat waktu dan tepat sasaran,” ujar Menperindag MS Hidayat ketika ditemui usai Raker Gubernur bersama Walikota dan Bupati se Kaltim di Lamin Etam Samarinda, Selasa (28/9).
Terkait Inpres tersebut, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan mendapat tugas, yakni revitalisasi industri pupuk, revitalisasi industri gula, perkembangan klaster industri berbasis migas dan kondensat, khususnya yang ada di Kaltim. Kemudian, perkembangan klaster industri berbasis pertanian.
“Inilah tugas khusus yang diberikan Presiden kepada kami. Diantara empat tugas nasional tersebut, tiga diantaranya berada di Kaltim, yakni revitalisasi industri pupuk, perkembangan klaster industri berbasis migas dan kondensat serta perkembangan klaster industri berbasis pertanian,” jelasnya.
Oleh karena itu, dari empat tugas tersebut, telah dicanangkan perkembangan klaster industri berbasis migas dan kondensat serta perkembangan klaster industri berbasis pertanian pada 7 Januari 2010 lalu.
“Percepatan pembangunan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kaltim. Sebagai penghasil SDA terbesar, yang tak diperbarukan termasuk migas dan batubara. Serta bahan yang diperbarukan, yakni CPO yang diharapkan dapat dimanfaatkan untuk bahan baku industri pertanian,” harapnya.
Untuk itu, dengan modal yang ada, maka sudah sangat tepat jika Pemprov Kaltim mempersiapkan infrastruktur saat ini, guna mendukung proses kemajuan perkembangan klaster industri di Kaltim.
“Jadi, apa yang diberikan Pemerintah Pusat untuk mendukung pembangunan Infrastruktur di Kaltim sudah jelas. Terutama pembangunan Maloy, saya yakin telah masuk di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Pemerintah telah mendukung hal ini,” pungkasnya yang dibenarkan Deputi Bappenas RI, Dedi Suprayitno.(mar/adv)    

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...