Wabup Tutup Bulbak Gotong Royong se-KukarDesa Buaya Putih Raih Desa Terbaik I
2010-09-30 15:22:24
TENGGARONG - Wakil Bupati Kukar, HM Ghufron Yusuf, Rabu (29/9) secara resmi menutup kegiatan Bulan Bhakti (Bulbak) Gotong Royong Masyarakat se - Kutai Kartanegara garapan Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurah (Bapemas dan Kelurahan) Kukar yang dipusatkan di Desa Sebulu Moderen Kecamatan Sebulu. Ghufron Yusuf membacakan sambutan Bupati Kukar Rita Widyasari mengatakan, sebagian berpendapat bahwa kegiatan Bulbak gotong royong merupakan warisan pemerintah sebelum reformasi. Pada hemat saya, kata Ghufron, gerakan PKK, Posyandu, Jumat bersih, dan termasuk pula (Bulbak, red) adalah sesuatu yang baik dan bermamfaat untuk kita teruskan. Kegiatan yang nyata-nyata masih berguna itu, lanjut Ghufron, tentu harus dilanjutkan karena gerakan-gerakan ini bertujuan untuk memperkuat posisi dan peran serta masyarakat dalam memecahkan persoalan bersama. Karena tidak dalam semua masalah pemerintah harus turun tangan, meskipun tetap harus membantu dan memberikan fasilitas. Menurut Ghufron, ada masalah-masalah bersama yang harus dipecahkan dan ditanggulangi oleh masyarakat sendiri. Inilah arti dan makna dari istilah pemberdayaan masyarakat. Jangan menggap masyarakat selalu tidak berdaya, tidak memiliki kemampuan untuk memecahkan masalahnya. Pesan Ghufron, dalam memecahkan masalah secara bergotong royong itu,kesampingkan perbedaan-perbedaan yang ada di masyarakat. Sementara Kepala Bapemas dan Kelurahan, Chairil Anwar dalam laporannya mengatakan,pencanangan Bulbak 2010 yang pembukaannya di laksanakan di Kecamatan Anggana serta penutupannya di Kecamatan Sebulu, terlaksana berdasarkan Peraturan Mendagri No 42/2005 tentang pedoman penyelenggaraan Bulbak Gotong Royong Masyarakat, dan Surat Mendagri tentang Harganas XVII, serta Bulbak Gotong Royong Masyarakat VII/2010. Diikuti seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah desa, meliputi kepala desa, perangkat desa, BPD, LPM, PKK, Karang Taruna, Koprasi, maupun kelompok pengajian serta kelompok masyarakat lainnya yang ada di lingkungan Kecamatan. Selain itu kegiatan ini dilaksanakan paling lama 1,5 bulan atau sekurang-kurangnya 2 bulan lamanya. Lanjutnya, dalam rangka meningkakan semangat bergotong royong di masyarakt juga telah dilakukan penilaian Desa Pelaksana Gotong Royong Terbaik Tingkat Kukar. Penilaian dilakukan Asosiasi DPD LPM Kukar, dengan hasil yakni Desa terbaik 1 adalah Desa Buaya Putih Kecamatan Marang Kayu, terbaik II Desa Sumber Sari Kecamatan Sebulu dan terbaik III Desa Ponorangan Kecamatan Loa Kulu.yd
|