Motivasi Penyandang Cacat Bersekolah2010-10-04 15:44:20
TENGGARONG, Dirasakan kurang maksimalnya kebutuhan siswa untuk bersekolah di SDLB, hal ini membuat terus dilakukan sosialisasi kepada masyarakat juga orang tua akan kebutuhan pendidikan secara khusus itu oleh SDNLB Tenggarong. Demikian dikemukakan Kepala Sekolah SDLB Tenggarong, Drs. Jaka Rahayu M.Pd kepada Poskota Kaltim belum lama ini. "Masih sedikitnya masyarakat akan tuntunan bagi penyandang cacat`untuk bersekolah. Akibar masih ada sebagian orang tua siswa dan masyarakat di Kukar malu untuk menggabungkan diri pada sekolah khusus. Dimana untuk pembinaan penyandang cacat yang usia produktif dari usia 6 sampai 12 tahun. Pendidikan merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditawar menawar lagi," jelas Jaka Rahayu. Ditambahkan Jaka Rahayu yang juga pengurus PGRI Kukar, SDNLB sudah mampu memberikan perhatian terhadap penyandang cacat klasfikasi A dan C dengan katagori kecacatan masing masing dengan guru pengajar sudah berpengalaman dibidangnya masing-masing. "Karena itulah peran pemerintah dan intasi terkait untuk membantu SDNLB Tenggarong mampu melahirkan anak bangsa yang prestasi. Baik prestasi akademik berupa belajar dengan menggunakan alat bantu maupun huruf berreli atau non akademik berupa, olah raga," paparnya. Terbukti melalui olah raga lari, renang SDNLB Tenggarong telah banyak mengukir prestasi. Baik tingkat Kabupaten hingga tingkat nasional saat Pekan Olah Raga Penyandang Cacat 2009 lalu. "Ke depan saya optimis kemampuan anak didik kami, akan terusmeraih prestasi terbaik. Dan Pendidikan Luar Biasa (PLB) di Kabupaten Kukar akan mampu bersaing dengan sekolah PLB lainnya se-Kalimantan Timur," lanjutnya.gus
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...