Mahasiswa AKBID Kutai Husada Diwisuda40 Mahasiswa Atas Biaya Pemkab Siap Mengabdi di Wilayah Kukar
2010-10-04 15:48:17
TENGGARONG – Wisuda dan pengambilan sumpah Ahli Madya Kebidanan Angkatan I AKBID (Akademi Kebidanan) Kutai Husada Tenggarong Tahun 2009/2010, Sabtu (2/10) dilaksanakan di Gedung Putri Karang Melenu Tenggarong Seberang. Direktur AKBID Kutai Husada Tenggarong Hj Hermawati dalam laporanya mengatakan, sebenarnya wisuda angkatan I ini sebanyak 60 orang, namun karena satu orang mengalami musibah kecelakan terpaksa tidak bisa mengikuti wisuda. Dari 60 mahasiswa ini, 40 orang mendapatkan beasiswa dari Pemkab Kukar dan sudah bersedia mengabdikan diri keseluruh wilayah Kukar, sedangkan 20 orang lagi swadana. Jumlah mahasiswa AKBID Kutai Husada Tenggarong yang dinyatakan lulus berdasarkan yudicium tanggal 17 September 2010 lalu angkatan tahun 2007, mereka telah menyelesaikan serangkaian proses pendidikan mulai pengenalan program studi kampus sampai ujian akhir program dengan total bobot studi sebesar 110 sks. Proses pembelajaran yang telah diikuti oleh lulusan selama kurang lebih tiga tahun ini terdiri dari pengalaman belajar di kelas, pengalaman belajar di laboratorium, pengalaman belajar di klinik di rumah sakit, puskesmas, praktek bidan swasta serta pengalaman belajar lapangan dimasyarakat. Secara keseluruhan materi yang diberikan diarahkan pada pencapaian kemampuan professional baik dari segi kemampuan intelektual, kemampuan komunikasi interpersonal dan kemampuan tehnikal kebidanan dan yang tak kalah pentingnya adalah mengenai nilai–nilai moral dan mental spiritual. Hermawati menambahkan, rangkaian akademik diakhiri dengan suatu evaluasi komprehensif berupa ujian akhir program. Ujian ini dilaksanakan sesuai dengan program yang dikeluarkan oleh Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan Departemen Kesehatan RI. Dimana peserta ujian ini adalah peserta didik yang telah menyelesaikan dan telah dinyatakan lulus pada seluruh mata kuliah yang ada. Dijelaskan, ujian akhir program ini ada dua tahap ujian, tahap pertama uji tulis dan praktek dengan metode OSCA (Objective, Structure, Clinical dan Assesmen ) dan ujian kedua berupa penyusunan laporan dalam bentuk karya tulis ilmiah. Lebih jauh dijelaskan, dalam penyelenggaraan pendidikan, AKBID Kutai Husada Tenggarong didukung oleh SDM yang terdiri dari tenaga pendidik (dosen tetap), dosen luar biasa dan instruktur klinik. Sedangkan tenaga kependidikan terdiri dari tenaga fungsional administrasi dan tenaga penunjang akademik. Kualifikasi dosen yang dimiliki S2 tiga orang, D IV/S1 delapan orang. Dosen tetap yang sedang menyelesaikan pendidikan lanjut S2 dengan biaya sendiri sebanyak 6 orang, 4 orang ke UNS Solo, satu orang Unmul Samarinda dan satu orang LAN Samarinda. Disamping dosen tetap, lanjut Hermawati, proses pembelajaran juga didukung oleh dosen tidak tetap sejumlah 30 orang yang berasal dari Unikarta, Unmul, RSUM AM Pariksit Tenggarong, Puskesmas Kukar, Poltekkes Samarinda dan dari swasta perorangan. Jumlah mahasiswa aktif pada tahun akademik 2009/2010 secara keseluruhan berjumlah 180 orang. Sedangkan sarana dan prasarana pembelajaran yang dimiliki ruang belajar full AC sebanyak 3 ruangan lengkap dengan computer dan LCD projector dan sarana penunjang berupa perpustakaaan, laboratorium kebidaan, laboratorium computer dan free internet access di kampus. "Wisuda dan pengambilan sumpah ahli madya Kebidanan Angkatan I AKBID Kutai Husada Tenggarong ini mempunyai arti tersendiri yang sangat penting, karena baru pertama kali menyerahkan hasil dharma bakti kami dibidang pendidikan tinggi kebidanan kepada masyarakat dan ini semua tentunya berkat kepercayaan masyarakat yang telah mempercayakan putra putrinya untuk dididik di AKBID Kutai Husada Tenggarong," kata Hermawati. Keberhasilan ini, lanjut dia, tentu tidak terlepas dari peran semua civitas akademika tanpa mengurangi arti penting keluarga wisudawati. "Keberhasilan ini tidaklah membuat berpuas diri, sebaliknya keberhasilan ini merupakan cambuk untuk selalu berupaya dan berjuang meningkatkan kualitas, untuk menghasilkan lulusan yang baik di bidang kebidanan," ujar Hermawati. yd
|