Prioritaskan 40 Persen Putra Daerah Menjadi TNI2010-10-06 07:50:56
SAMARINDA-Wakil Gubernur Kaltim H Farid Wadjdy menjelaskan, kesempatan bagi putra-putri Kaltim untuk menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI). Karena Komando Daerah Militer (KODAM) VI Mulawarman melalui Komando Resor Militer (Korem) 091/ASN memberikan prioritas 40 persen bagi putra lokal untuk bergabung dan mengabdi di jajaran TNI. “Ini merupakan suatu kebijakan yang cukup luar biasa. Sekarang menjadi tanggungjawab pemerintah daerah untuk merespon dengan baik terhadap keinginan TNI tersebut,” jelas Farid Wadjdy, usai Coffee Morning dengan Danrem 091/Aji Surya Natakesuma dan jajaran, serta tokoh masyarakat dan tokoh adat Kaltim di Aula Makorem 091/ASN, Senin (4/10). Menurut Farid, pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten dan kota harus mempersiapkan sumber daya manusianya sejak awal agar menjadi anggota TNI yang handal dan berkualitas.Namun demikian, tawaran tersebut tidak serta-merta dapat dipenuhi, tapi perlu waktu yang bertahap. Tetapi peluang 40 persen tersebut sesuatu yang harus cepat ditanggapi dan dimanfaatkan semaksimal mungkin. “Tawaran ini merupakan suatu perhatian yang cukup tinggi dari jajaran TNI dalam rangka memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada putra-putra daerah Kaltim untuk menjadi anggota dan mengabdi dijajaran TNI,” jelasnya. Bahkan kata Farid, tawaran dan peluang ini sebaiknya tidak hanya dari TNI saja, tetapi dari jajaran Kepolisian (Polri) hendaknya juga ada. Sehingga pemerintah dapat melakukan program-program yang terarah dan terencana untuk memenuhi peluang tersebut. Sementara itu Komandan Korem 091/ASN Kolonel Inf TNI Aries Martanto mengatakan porsi tersebut ditawarkan bagi putra-putra lokal Kaltim untuk dapat mengabdikan dirinya dijajaran TNI. “Perekrutan ini dilakukan untuk pemberdayaan para pemuda lokal. Diharapkan, nantinya akan ditugaskan di desa-desa, sekalgus memberikan pembinaan terhadap masyarakat desa. Karena pemuda lokal tersebut sudah mengetahui secara jelas kondisi dan karakter masyarakat tempat dia ditugaskan,”paparnya. Menurut Aries Martanto, persyaratan bagi pemuda Kaltim yang ingin masuk menjadi anggota TNI. selain akan memberikan pembinaan, sekaligus kelonggaran bagi pemuda yang berminat ikut bergabung di jajaran TNI, terutama pemuda di wilayah perbatasan, dengan demikian selaian mengetahui keberadaan daerahnya tentu nasionalisme dalam mempertahan daearahnya juga samkin tinggi.mar/avd
|