PDAM Teliti Kebun Karet Sekitar DAS Manggar2010-10-08 05:20:06
BALIKPAPAN, Air baku waduk Manggar Km. 12 mulai terpengaruh dengan berbagai aktifitas warga masyarakat sekitarnya karena banyak bermunculan berbagai usaha pertanian termasuk adanya kebun karet dan peternakan sehingga kualitas dan volume sumber air baku yang menjadi harapan masyarakat khususnya pelanggan air bersih PDAM kota Balikpapan mulai menurun. Padahal air di daerah aliran sungai (DAS) Manggar merupakan sumber air baku bagi PDAM Balikpapan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat kota terutama pelanggan sedangkan terkait berbagai kegiatan sekitar DAS Manggar belum dirasakan PDAM sebagai perusahan penyuplai air bersih kepada pelanggan. Demikian dikatakan Kabag Humas PDAM Balikpapan, Gazali Rahman, ketika ditanya pengaruh kegiatanm masyarakat seperti perkebuinan dan peternakan sekitar DAS Manggar yang merupakan gentong air baku bagi masyarakat dan pelanggan kota Balikpapan, baru-baru ini. Menurut Gazali Rahman, keberadaan perkebunan karet tersebut memiliki plus dan minus bagi Waduk Manggar, sebab dengan adanya perkebunan karet tersebut bisa menahan air hujan yang turun sehingga pasokan air ke DAS Manggar tidak pernah habis, tetapi dengan adanya penggunaan pupuk berbahan kimia untuk pengembangan kebun karet ini tentunya pihak PDAM perlu mengantisipasi masalah pencemaran air di DAS Manggar. Masih menurut Kabag Humas PDAM, pencemaran karena limbah perkebunan tidak sedahsyat limbah pabrik sebab volume bahannya tidak banyak, meskipun demikian PDAM akan mengadakan penelitian tentang kualitas dan kondisi air baku di DAS Manggar, dan kami akan melakukan penelitian terkait penggunaan pupuk pada perkebunan karet sedangkan dari hasil penelitian nantinya akan terjawab apakah bahan kimia yang digunakan oleh petani karet merusak air waduk ataukah tidak. Kami tengah berupaya untuk mengadakan kerjasama dalam hal penelitian kondisi air baku yang ada di DAS Manggar kalau nantinya ternyata limbah kebun karet tersebut merusak kualitas air baku DAS Manggar maka kami akan koordinasikan dengan Dinas Pertanian untuk mencarikan solusi terhadap permasalahan ini," terang Gazali.max
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...