Pemuda Pancasila Tolak Kedatangan ICW2010-10-08 05:27:32
TENGGARONG- Niat Indonesian Corruption Wartc (ICW) yang akan membawa tim dokter independen guna memerika kesehatan mantan Bupati Kukar Syaukani HR nampaknya akan menuai batu ganjalan. Pemuda Pancasila Kabupaten Kutai Kartanegara menolak tegas kedatangan dokter suruhan ICW yang akan memeriksa kondisi kesehatan Syaukani HR.Pemuda Pancasila (PP) dengan tegas menolak kedatangan Indonesian Corruption Watch (ICW), yang akan membawa dokter independen guna memeriksa mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Syaukani. kata Plt Ketua MPC PP Kukar, Mus Mulyadi saat jumpa pers kemarin siang di DPRD Kukart. Menurut Mus Mulyadi, keputusan presiden dengan mengeluarkan grasi yang diberikan yang dikuatkan dengan penegasan Mahkamah Agung (MA), merupakan bukti bahwa grasi yang diberikan berkekuatan hukum tetap dan tidak dapat diganggu gugat.Keputusan untuk mengeluarkan grasi itu tentunya sudah melalui pertimbangan yang matang. Kita menyarankan supaya ICW itu lebih mengurusi persoalan besar di Jakarta sana ketimbang mengurui bapak kami (Syaukani-red) di Kukar, katanya. Menurut Mus Mulyadi, selayaknya masyarakat Kukar mendukung dan terus mendoakan beliau (Syaukani-red)sebab sosok Syaukani merupakan tokoh otonomi daerah (otda) di Kaltim, atas jasa dan perjuangan Syaukani lah pembangunan di Kukar khususnya lebih baik. Syaukani merupakan tokoh otonomi daerah. 10 tahun yang lewat, Kukar tidak seperti ini. Majunya pembangunan tidak terlepas dari Syaukani, katanya lagi. Mus Mulyadi berharap kepada pihak-pihak lain untuk menghormati keputusan grasi dari presiden. Apalagi Syaukani sudah menderita sakit permanen. Jika dipermasalahkan terus, pemerintahan yang ada tidak akan berjalandengan baik. Karena Rita (Bupati Kukar, Red) akan sibuk melakukan klarifikasi soal bapaknya. Ini yang tidak kita inginkan, ujarnya lagi.awi
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...