Anggaran Bansos Harus Menurun2010-10-09 04:08:53
TENGGARONG- Tiap tahun anggaran Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mengalokasi anggaran untuk bantuan sosial (Bansos). Hanya saja, anggaran bantuan sosial yang dialokasikan masih nilainya tetap sama bahkan lebih dari tahun sebelumnya. Ketua Komisi III DPRD Kukar G Asman Gilir, menyatakan, selayaknya anggaran bantuan sosial setiap tahun anggaran mengalami penurunan, bukan malah naik. Itu menandakan bahwa masyarakat Kukar masih banyak bergantung dengan dana bantuan sosial. Dan disayangkan sekali, alokasi bantuan sosial banyak yang tak tepat sasaran. “Dialokasikan dana bantuan sosial, tentunya dengan harapan akan meminimalisir angka kemiskinan di Kukar. Tapi kenyataanya, anggaran bantuan sosial malah banyak terdistribusikan ke organisasi, kelompok band yang tak jelas,” kata G Asman Gilir. Kedepanya, lanjut Dia perlu ada seleksi secara ketat terhadap usulan-usulan bantuan sosial ke masyarakat, agar pengalokasiannya lebih tepat sasaran.”Selama ini proses itu tak dijalankan, sehingga dana miliaran rupiah banyak yang tepat sasaran,” tandas G Asman Gilir. Sementara itu Abdul Sani yang juga anggota Komisi III DPRD mengungakapkan, alokasi anggaran Bansos dalam setiap tahunnya harus diturunkan.”Bahkan kalau perlu pada tahun 2011 mendatang, anggaran Bansos cukup 36 miliar saja,” terang Abdul Sani. Perhitungan nilai sebesar itu, yakni setiap kecamatan mendapatkan sekitar Rp2 miliar untuk alokasi dana bantuan sosial.”Di Kukar ada 18 kecamatan, satu kecamatan dialokasikan sebesar Rp2 Miliar untuk bantuan sosial. Dengan demikian kita yakin, penyalurannya nantinya akan lebih tepat sasaran dan mengena untuk kepentingan masyarakat, bukan kelompok,” ujar Abdul Sani.awi
|