Disdik Berhasil Tuntaskan Buta Aksara 2010-10-11 02:12:24
TANJUNG REDEB, Pemkab Berau terus berupaya melakukan pengentasan buta aksara, baik di perkotaan maupun di daerah pelosok. Karenanya tak heran, Berau sendiri pernah berhasil mencapai target pengentasan buta aksara. Ya, ini komitmen kami, agar di Berau tidak ada lagi yang buta aksara, kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Berau Dra Hj Rohaini MM. Dijelaskannya, dari sebanyak 1.380 warga yang terdata sebagai penderita buta aksara pada 2006 lalu, dari tahun ke tahun mengalami penurunan. Berdasarkan data, Disdik berhasil mengentaskan buta aksara sebanyak 410 warga pada 2007, 650 warga pada 2008, dan sebanyak 220 warga pada 2009. Menurut catatan Disdik, tahun ini sebanyak 100 orang, jika dijumlah semuanya mencapai 1.380 orang yang sudah bebas dari buta aksara. Ya mudah-mudah kedapan Berau akan lebih baik, kata Rohaini. kendati begitu, lanjut dia, Disdik tidak bisa menjamin Kabupaten Berau 100 persen bebas buta aksara. Mengingat Berau merupakan daerah terbuka. Banyak warga pendatang yang mengadu nasib tanpa memiliki keterampilan yang memadai. Sehingga tidak menutup kemungkianan dari sekian banyak ada diantaranya yang buta aksara Karenanya, Disdik terus berkomitmen untuk percepatan pengentasan melalui program pusat kegiatan belajar mengajar (PKBM), yang telah dibentuk di 13 kecamatan. Bahkan setiap tahun telah dialokasikan anggaran percepatan pengentasan buta aksara serta pembinaan dan pelestarian berupa kegiatan peningkatan keterampilan hidup (life skill). Disdik juga aktif mengadakan kerja sama dengan beberapa organisasi seperti TP PKK Kabupaten Berau, dan mengoptimalkan kinerja satgas (satuan tugas) pemberantasan buta aksara di setiap kecamatan, yang diketuai langsung oleh camat setempat. Dengan berbagai upaya tersebut, Disdik mengharapkan penderita buta aksara dapat terdata dengan baik, dan dilakukan pengentasannya, agar Berau bebas buta aksara kedepan dapat terwujud. Roz
|