Disdik Bulungan Perketat Sistem Pembangunan Pendidikan 2010-10-11 02:15:26
TANJUNG SELOR-Berkaca dari pengalaman pahit sebelumnya, Dinas Pendidikan Nasional (Disdik) Kabupaten Bulungan memperketat sistem pembangunan pendidikan. Mereka merubah sistem dan pola pembangunan. Serta, secara rutin melakukan evaluasi kinerja di Disdik Bulungan. Termasuk memberikan kepercayaan kepada Pejabat Pelaksana Tekhnis Kegiatan (PPTK) selaku pengawas berbagai kegiatan Proyek di Disdik Bulungan. Kepala Didsik Bulungan Haerumuddin kepada Poskota Kaltim diruang kerjanya mengungkapkan bahwa sistem pembangunan di tubuh Disdik yang akan dilaksanakan tahun 2010 lebih memprioritaskan proyek perencanaan. Dalam pembangunan di tahun 2010, kami hanya cukup membuat proyek perencanaan pembangunan beberapa unit gedung sekolah yang direncanakan setiap tahunnya dapat terselesaikan. Jika perlu menggunakan sistem multi years yang pembiayaannya akan di ambil dari dana APBD Kabupaten Bulungan jelas Haerumuddin. Haerumuddin menjelaskan secara keseluruhan pembiayaan pembangunan di sektor pendidikan diambil dari dana murni APBD Bulungan sebesar 30 persen. Selain untuk membiayai unsur dunia pendidikan lainya, Disdik Bulungan juga berencana membangun 5 unit gedung sekolah. Diantaranya 2 unit gedung SMA, 2 unit gedung sekolah SMP dan 1 unit gedung sekolah untuk Kejuruan atau SMK kesemuanya masuk dalam proyek perencanaan diknas tahun 2010 mendatang. Meskipun pembangunan fasilitas dan sarana pendidikan lainnya hanya di bangun dengan jumlah sedikit sehingga sangat mudah bagi kami untuk menuntaskan dan mengawasi pekerjaannya sehingga kita dapat memberikan jaminan ke masyarakat bahwa pekerjaan tersebut dapat terselesaikan tepat waktu dengan tidak akan meninggalkan berbagai persoalan seperti yang pernah Diknas alami di tahun-tahun sebelumnya, ungkap Haerumuddin. Haerumuddin menambahkan bahwa kini di Kabupaten Bulungan telah memiliki gedung sekolah yang jumlahnya cukup signifikan sekitar 220 gedung sekolah diantaranya 124 gedung SD negeri,24 gedung SD islam,49 SMP,5 MTS,12 gedung SMA,3 gedung sekolah Madrasah Aliyah dan 5 unit gedung SMK yang kesemuanya tersebar di seluruh kecamatan yang ada di wilayah kabupaten Bulungan. Disinggung mengenai jumlah proyek pembangunan Diknas Bulungan Haerumuddin men mengungkapkan bahwa kini Diknas Bulungan masih trauma dengan kejadian sebelumnya yang mengakibatkan mantan Kadiknas Bulungan tersangkut pidana Korupsi di tubuh diknas. Kini Dinas Pendidikan Nasional (Disdiknas) Bulungan memiliki paket proyek yang dianggap bermasalah berjumlah 75 jenis, dengan total anggaran senilai Rp 53 miliar, dengan waktu di kelola selama dua tahun anggaran,sehingga menjelang triwulan IV Tahun Anggaran 2009, proses lelang belum juga dilaksanakan yang akibatnya enam paket proyek, terancam tidak bisa dijalankan, padahal proyek itu sudah dianggarkan pada tahun anggaran 2010 ini, namun kita tetap kita akan usahakan agar paket proyek tersebut bisa dilaksanakan guna memenuhi kebutuhan pendidikan di kabupaten Bulungan jelas Haerumuddin. vic
|