Pasangan Calon Gencar BergerilyaJelang Pemilu Kada Samarinda
2010-10-11 02:31:39
SAMARINDA-Menjelang pelaksanaan Pemilu Kada Samarinda, Selasa (12/10) mendatang, suhu politik semakin memanas. Masing-masing tim sukses calon Walikota dan Wakil walikota Samarinda mulai bergerilya mencari simpati dan dukungan. Tak hanya hal positif, mereka juga melakukan gerakan yang dilarang dalam pelaksanaan Pemilu Kada, seperti membagi-bagikan barang dan uang. Selain melakukan hal itu para tim sukses juga melakukan swepping, bahkan penangkapan para tim sukses para calon wali dan walikota Samarinda yang melakukan kegiatan yang dilarang. Seperti yang terjadi di Palaran, salah seorang tim sukses calon nomor urut 4 tertangkap warga masyarakat dan tim sukses nomor urut 2 ketika membagi-bagikan uang kepada warga. Sumber poskota Kaltim di Palaran mengatakan bahwa penangkapan ini bermula ketika pelaku yang berinisial Ym (25) warga Jl Semen Tonasa menawari uang kepada sejumlah warga dan tetanggannya. Akibat perbuatannya, warga lain yang tidak suka dengan perbuatan Ym, langsung mengadukan hal ini ke warga lainnya. YM akhirnya ditangkap warga, kemudiaan dibawa ke Polsek Palaran untuk diamankan. Selain Ym, ada juga Rd warga Jl Adi Sucipto RT 1 Palaran yang diamankan warga saat membagi-bagikan uang kepada warga sekitarnnya. RD pun kemudiaan dibawa ke Polsek Palaran untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Ek tim sukses pasangan Jaang-Nusirwan kepada wartawan mengatakan bahwa ia menginginkan agar masyarakat dapat menyampaikan hak pilihnya sesuai dengan pilihannya masing masing dan bukan atas desakan atau iming-iming sesuatu dari tim sek lain. "Kita tidak mau pemilu kada ternoda akibat perbuatan segelintir orang yang ingin meraih kemenangan dengan cara instan," kata Ek seraya meminta agar namannya tidak dipublikasikan. Sementara berdasarkan keterangan Ek barang bukti yang berhasil diamankan berupa uang tunai sebesar Rp7 juta dan beberapa famplet dan brosur calon walikota dan wakil walikota nomor urut 4 Ipong-Edi. Sementara itu usai menjalani pemeriksaan dua tersangka yang diduga membagi-bagikan uang itu langsung dibawa ke posko Gakumdu di Poltabes Samarinda. Berbeda dengan tim sukses Ipong-Edi yang membagikan uang secara terang-terangan di beberapa tempat, tim sukses pasangan Jaang-Nusirwan memiliki cara yang berbeda. Rika warga Jalan Aw Syahranie mengatakan bahwa ia mendapatkan satu buah kain kerudung atau jilbab dari pasangan Ja-nnur. Rika mengaku diundang oleh salah satu tetanggannya untuk menghadiri acara syukuran dirumahnnya, namun setelah pulang ia mendapatkan satu buah kerudung/jilbab berwarna Ping yang dibungkusnnya ada petunjuk melakukan pencoblosan untuk nomor urut 2. M4n
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...