Kukar Perluas Program Jamkesda Sampai ke Masyarakat Miskin

2010-10-13  02:38:31

TENGGARONG, Demi memberikan layanan kesehatan kepada seluruh masyarakat terutama warga miskin, Pemkab Kutai Kartanegara rencana akan memperluas program Jamkesda hingga ke masyarakat tidak mampu.
Kadiskes Kukar Emmi Desimah mengatakan, pelaksanaan program Jamkesmas di Kukar baru dimulai sejak tahun anggaran 2009 lalu dengan sasaran  yang  masih terbatas, yaitu para pegawai Pemkab dengan status Tenaga Tidak Tetap Daerah (T3D) dan para Ketua Rukun Tetangga (RT) se Kukar. Menurut Emmi, jumlah mereka yang sudah menikmati program Jamkesda ini hampir 7.000 orang.
Sedang fasilitas yang diberikan bagi peserta Jamkesda Kukar adalah rawat inap kelas II  dan layanan di Unit Gawat Darurat pada RSUD AM Parikesit dan Samboja serta di Puskesmas Kecamatan se Kukar. Peserta program ini juga diberikan pelayanan rawat jalan dengan pengobatan yang diambil dari obat generik. Ke depan, kata Emmi, layanan Jamkesda akan diperluas peruntukannya, bukan hanya pegawai T3D dan Ketua RT tapi juga menyentuh kalangan masyarakat dengan katagori keluarga miskin dan tidak mampu yang ada di Kukar. Hal ini selaras dengan program  Gerakan Pengembangan Rakyat Sejahtera (Gerbangraja) 2010 – 2015.
Agar program tersebut nantinya berjalan dengan baik, Dinas Kesehatan sebagai leading sektor  bersama  lintas instansi di lingkungan Pemkab Kukar terlebih dahulu melakukan studi banding ke daerah yang diketahui berhasil menjalankan program Jemkesda, yaitu Balikpapan dan Yoyakarta.
Emmi mengatakan, lawatan ke kota Balikpapan dan Yohyakarta untuk melihat secara langsung pelaksanaan penyelenggaraan Jamkesda. Karena Pemkot  Balikpapan maupun Pemprov Yogyakarta sudah melakukan program Jamkesmas dengan baik dan diakui keberhasilannya secara nasional.
Berdasarkan rencana, hari ini (Rabu 13/10) dilakukan studi banding ke Balikpapan kemudian dilanjutkan keYogjakarta. Rombongan terdiri dari instansi terkait termasuk anggota dewan berjumlah 25 orang dipimpin Sekkab Haryanto Bachroel.
Sekkab mengatakan ada tiga fokus sasaran yang perlu digali dan  dalami dalam studi banding itu, yaitu tentang aspek legal kelembagaan, kepersertaan dan aspek pembiayaannya.  Menurut Sekkab, jika ketiga aspek ini difahami maka program Jamkesda dapat berlangsung dengan baik. yd

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...