Kutim Cemerlang dan Revitalisasi Gerdabangagri Menuju Kutai Timur Sejahtera2010-10-13 02:53:08
Anggaran pembangunan yang tersedia harus dikelola dengan efektif dan efesien untuk kepentingan penyelenggara pemerintahan dan pembangunan daerah, harus terwujud dalam bentuk peningkatan kesejahteraan rakyat secara nyata. Untuk ini diperlukan kebijakan dan strategi pembangunan daerah yang sesuai dengan karakteristik dan permasalahan spesifik daerah. "Kebijakan kita dalam menentukan arah pembangunan yang bertumpu pada tiga program strategis pembangunan, yaitu: Peningkatan dan pengembangan Sumber Daya Manusia, Peningkatan Pembangunan Pertanian Dalam Arti Luas melalui Gerakan Daerah Pengembangan Agribisnis (GERDABANGAGRI) serta pembangunan dan peningkatan Infrastruktur, secara perlahan tapi pasti sudah menampakan hasil yang menggembirakan," terang Bupati Kutim H Isran Noor. Pemerintah juga menyadari sepenuhnya bahwa kemampuan masyarakat untuk secara mandiri mampu berpartisipasi dan berkontribusi dalam proses pembangunan daerah dan memanfaatkan segala potensi sumberdaya lokal ( resource based) yang dimiliki sangat tergantung kualitas SDM yang dimiliki. Untuk itu Pemerintah Mencanagkan Kebijakan KUTIM CEMERLANG, yakni strategi penyelenggaraan pendidikan di Kutai Timur yang mampu membangun masyarakat menjadi Cerdas secara Merata dengan Prestasi Gemilang sehingga dapat menjawab kendala SDM. Kebijakan pembangunan dibidang pertanian dalam arti luas sebagai leding sector atau core business daerah Kutai Timur dengan mencanagkan dan menggalakan GERDABANGAGRI sebagai grand strategi, didukung instrumen kebijakan Revitaliasi Pertanian dalam arti atau Revitalisasi Gerdabangagri, Merupakan upaya strategis kita untuk tidak tergantung pada sumberdaya alam yang tidak dapat untuk diperbaharui (unrenewable resource) harus digeser dengan perhitungan yang matang pada sektor pertanian, karena sudah terbukti sektor ini memiliki ketahanan terhadap krisis ekonomi. Revitalisasi pertanian dalam arti luas dilakukan untuk mendukung pencapaian sasaran penciptaan lapangan kerja terutama dipedesaan dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, regional dan nasional, karena sektor pertanian masih memiliki potensi untuk ditingkatkan melalui pengembangan komoditas unggulan daerah. Sektor pertanian juga berperan besar dalam penyediaan pangan untuk mewujudkan ketahanan pangan dalam rangka memenuhi hak atas pangan. Selanjutnya kebijakan pembanguna bidang infrastruktur terutama diarahkan pada penyediaan infrastruktur dasar dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasra masyarakat dan upaya mengatasi disparitas antar wilayah dan antar sektor. Dengan demikian pembangunan bidang infrastruktur ini harus di sinergikan dengan pembangunan bidang lainya mengingat dukungan infrastruktur dalam pembangunan yang lebih luas sangat berpengaruh secara signifikan. Kedepan, masih banyak tugas yang harus dikerjakan, masih banyakpekerjaan besar yang diemban, masih begitu kompleks permasalahan yang dihadapi, serta masih begitu kuat ancaman dan tantangan yang perlu diantisipasi. Yang perlu untuk menjadi perhatian bersama adalah sebagai berikut: Kepada seluruh aparatur Pemerintah Daerah untuk lebih meningkatkan kinerja terutama dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, Kepada semua komponen masyarakat, agar berperan aktif dan mendukung kebijakan Pemerintah Daerah serta menjaga iklim yang kondusif dalam rangka sukses KUTIM CEMERLANG dan REVITALISASI GERDABANGAGRI untuk menuju Kutai Timur yang lebih baik, maju dan sejahtera. Kemudian, menghadapi isu-isu yang berkembang baik ditingkat lokal, regional, nasional dan global, sudah semestinyalah sebagai warga Negara yang baik kita menyikapi secara bijak dengan memberikan respon yang elegan dan bertanggung jawab, dan tentunya bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Secara bersama-sama , pemerintah, dewan dan seluruh komponen masyarakat Kutai Timur menyadari keberhasilan yang diperoleh dengan mempertahankan keberhasilan tersebut, serta menghadapi tantangan pembangunan dengan meningkatkan kerjasama dan keterpaduan gerak langkah secara konsisnten terhadap komitmen kita bersama secara sungguh-sungguh dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah di masa-masa yang akan datang,serta selalu dalam koridor peraturan perundangan yang berlaku. Peringatan HUT Kutim ke 11 ini tahun ini dikaitkan juga dengan peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) ke 45 yang acara puncak secara Nasional telah dilaksanakan di Balikpapan pada 10 Oktober lalu. Menyinggung tentang hari Aksara Internasional ini, Pemerintah Kutai Timur juga bertekad untuk menuntaskan warga yang masih mengalami buta aksara yang tersebar diwilayah pedesaan. Pada peringatan Hari Aksara Internasional tahun ini, Pemerintah Kutai Timur juga memberikan penghargaan kepada Kecamatan Buang yang dinilai telah melaksanakan Kelompok Belajar Masyarakat (KBM) secara aktif, demikian juga kepada tokoh masyarakat yang selalu memberikan perhatian terhadap pemberantasan buta aksara di daerah ini. Saya berharap, buta aksara di Kutai timur bisa dituntaskan dalam waktu tiga tahun kedepan, sehingga warga masyarakat sudah bisa melek aksara secara keseluruhan. Hal ini sesuai dengan program pendidikan KUTIM CEMERLANG dan penuntasan wajib belajar 12 tahun pada 2013 mendatang, dan jangan ada lagi masyarakat yang tidak sekolah. Saya harapkan seluruh warga masyarakat tidak ada lagi yang buta aksara, baik yang berusia produktif maupun usia sekolah. Marilah kita galang persatuan dan kesatuan bangsa menuju masyarakat Ktai Timur sejahtera adil dan makmur,tutur Isran. (Adv).
|