DPRD Minta PT PCN Presentase Pembangunan Sky Bridge

2010-10-14  04:55:47

BALIKPAPAN, Pembangunan sky bridge yang sudah mencapai 70 persen akhirnya harus dipresentasekan kembali dihadapan pimpinan DPRD dan Komisi III yang diketuai H Sappe, karena dinilai pembangunan itu menyalahi perijinan apalagi drainase didepan Plaza Balikpapan terganggu mengakibatkan luapan air yang menggenangi permukaan badan jalan.
Wakil Ketua DPRD Wahyu Hartono, SH didampingi Wakil Ketua lainnya Ir. Priono Demmo, Ketua Komisi III H Sapped an anggota Komisi III lainnya sempat menghentikan pertemuan karena dinilai kalau Balikpapan Plaza sebagai pengelolah pasar swaslayan paling modern di Balikpapan tidak siap sebagi bukti presentase yang lebih banyak menggunakan laptop tidak bisa berlangsung lancar.
‘’Maaf, PT PCN pemilik Balikpapan Plaza ini tidak siap, kami skoorsing selama 10 menit kemudian baru kita lanjutkan jika pihak PT PCN sudah benar-benar siap,’’ kata Wahyu sambil mengetuk palu tanda pertemuan dihentikan sementara.
Setelah 10 menit pertemuan dilanujutkan dan PT PCN siap memberikan berbagai ketarangan terkait pertemuan dengan DPRD seperti dewan mempertanyakan pembangunan sky bridge yang kemudian dikoneksitaskan dengan jembatan penyeberangan orang yang dibangun Pemkot Balikpapan dengan sumber dana dari APBD, selaiin itu perijinan lain serta AMDAL dan lahan parkir serta kemungkinan terjadi parkir gelap di simpang tiga Jln. Ayani seberang Plaza Balikpapan karena masyarakat ingin mendatangi Plaza Balikpapan melalui jembatan penyeberangan orang.
Pertemuan yang cukup a lot akhirnya menjadi lancar setelah pihak PT PCN yang dihadiri Yayuk G. Wahyuoswaty, CVP GA & Legal PT PCN, Ronny LHDA CVP OPerasional & Komersial, Dendy Firman, Property Operasional Manager dan Bintang Dwi Tjahyono, Building Operasional  Manager dapat memberikan penjelasan terkait pembangunan sky bridge serta pembangunan lainnya seputar Plaza Balikpapan.
Menurut Yayuk, pembangunan sky bridge sudah mengantongi ijin-ijin pembangunan dari pemkot Balikpapan sejak tahun 2007 termasuk rencana pembangunan sky bridge yang nantinya terkoneksi dengan jembatan penyeberangan orang sedangkan jembatan orang itu sendiri tetrap ada jalan menuju kebawa, artinya PT PCN tidak merubah jembatan penyeberangan orang dilantai dua Plaza Balikpapan.
Yayuk, merinci pembangunan sky bridge yang terkoneksi dengan jembatan penyeberangan orang nantinya mempermudah warga masyarakat yang akan ke Plaza Balikpapan atau Hypermart namun jalan menuju bawa jembatan tersebut tetap ada, artinya masyarakat yang tidak ingin ke Plaza Balikpapan tapi hanya menyeberang tetap akan mengikuti jalan menuju dasar jembatan itu.
Dibagian lain, yayuk juga mengatakan kalau pembangunan sky bridge serta parking lebih menggunakan tenaga local kendati perusahan Sun Parking adalah perusahan dari Jakarta, dia juga menjelaskan kalau pembangunan sky bridge 30 persen untuk lahan hijau atau lahan terbuka (sky air) kendati ada satu restoran dibagian dasar pembangunan tambahan itu.
‘’Kita tidak mau membangun kalau tidak memiliki perijinan, olehnya sebelum pembangunan dilaksanakan semua perijinan sudah okey, hanya saja memang kami belum melakukan presentase dihadapan wakil rakyat dan baru dilakukan hari ini,’’ ujarnya.
Sedangkan Ronny LHDA, menjelaskan kalau genangan air didepan Plaza Balikpapan sebenarnya sudah dilakukan perbaikan drainase, artinya drainase didepan Plaza sudah dibuka kemudian dibersihkan sendimentasinya hanya saja kami tidak berhak membersihkan drainase yang berada didepan pertokoan sebelah kanan Plaza Balikpapan dan disitu terjadi penyumbatan dan air meluap kepermukaan.
Namun, untuk mengantisipasi genangan air ketika tidak hujan, pihak Plaza Balikpapan sudah menyiapkan pompa air untuk menyedot genangan air yang meluap didepan Plaza Balikpapan.
Diakhir pertemuan pimpinan DPRD yang memimpin rapat Wahyu Hartono, menyatakan dapat menerima semua apa yang disampaikan pihak PT PCN kendati dengan sejumlah catatan termasuk pembangunan harus memperhatikan ruang terbuka hijau, halaman parkir dan tidak mengubah jembatan penyeberangan orang yang kini menjadi trade mark kota Balikpapan.
Hadir dalam pertemuan antara DPRD dengan PT PCN, selain pimpinan DPRD Wahyu Hartono, SH dan Ir Priono Demmo, MT serta Ketua Komisi III serta anggota juga dari pemkot Balikpapan hadir Kepala BLH Drs. Syahrumsyah Setia, dan staf BLH, Kepala Bidang Pembangunan Ir. Muhaimin, MT dan staf, Kepala Perijinan Asranuddinsyah AS, SE, MSi dan sejumlah staf serta dari Dinas PU dan Dinas Tata Kota. max

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...