Kukar Bahas Sistem Kerjasama dengan PT Mobile 8 Tbk2010-10-14 05:02:15
TENGGARONG – Membahas tindak lanjut MoU antara Pemkab Kutai Kartanegara dengan PT Mobile 8 Tbk (operator telekomunikasi) yang telah dilakukan oleh Bupati Kukar di Jakarta belum lama ini, Senin (11/10 ) dilakukan rapat koordinasi implementasi telekomunikasi daerah dan pengelolaan barang milik daerah. Rapat yang berlangsung di ruang rapat Sekkab kemarin dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kukar M Indra, Kepala Bagian Ekonomi Setkab H Chairul Fadlan dan instansi terkait lainya. Sekkab Kukar Haryanto Bachroel berharap melalui rakor itu mampu menindak lanjuti MoU dimana kedua belah pihak mengetahui dan sepaham dimana kegiatan ini sama-sama untuk mencari keuntungan antara pemkab dengan mobile 8 Tbk dibidang jasa telekomunikasi publik yang berbasis CDMA, kemudian agar kedua belah pihak untuk patuh dan tunduk atas segala peraturan yang berlaku. Kepala Diskominfo M Indra menjelaskan, kronologis kegiatan ini bahwa Kukar telah memiliki sarana dan prasarana telekomunikasi, dimana sejak beberapa tahun lalu telah berupaya melakukan kerjasama dengan beberapa operator seluler. "Namun karena keterbatasan, maka kita tidak bisa mandiri dikarenakan frekwensinya yang penuh, sehingga kita di isyaratkan oleh pemerintah pusat agar melakukan kerjasama dengan beberapa operator yang telah eksis seperti esia, fren, XL dan sebagainya," ungkap Indra. Indra menambahkan, Pemkab Kukar juga telah melakukan kerjasama dengan Bakrie (esia) namun karena sesuatu hal, kerjasama itu dibatalkan. Saat ini mobile 8 (fren ) sangat antusias memanfaatkan sarana dan prasarana jaringan telekomunikasi yang dimiliki Kukar dan diharapkan kerjasama tersebut mendatangkan keuntunagn kedua belah pihak. Banyak hal dibahas dalam rakor itu, seperti melakukan kajian-kajian komprehensif yang akan banyak melibatkan beberapa stakeholder. "Kita harus melakukan kajian rasional, sehingga nanti adanya aktivitas terbatas terhadap kajian, baik dari aspek hukum, serta sistem pengelolaan, mekanisme dan prospek ekonomi ke depan," pungkasnya. yd
|