Alokasi Anggaran Pertanian Minim2010-10-16 15:49:23
SAMARINDA-Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Saifuddin Dj mengaku prihatin terhadap lemahnya sektor pertanian di Kaltim, termasuk minimnya alokasi anggaran untuk sektor tersebut. “Walaupun saya di Komisi III, tapi saya berusaha mendorong banggar untuk meningkat alokasi anggaran khusus di sektor pertanian. Karena kedepannya diharapkan sektor pertanian bisa menyelamatkan Kaltim dari ketergantungan sumber daya alam ,” ujar Saifuddin. Hal itu, kata dia, sebagai awal dari proses untuk meningkatkan mutu di sektor pertanian dengan memberikan alokasi anggaran yang besar. Komitmen Pemprov Kaltim memajukan sektor pertanian dalam skala luas dinilai sebatas lips service,“Seharusnya, alokasi dana untuk sektor ini minimal 10 persen. Karena alokasi di sektor pertanian juga memiliki manfaat yang penting dengan sektor pendidikan dan pembangunan,” tegasnya. Hanya saja, sambung politisi Partai Gerindra ini, meningkatkan sektor pertanian tersebut, satuan kerja perangkat daerah (SKPD) didorong menyusun program kerja sehingga serapan anggaran menjadi lebih maksimal.”SKPD-SKPD yang membidangi sektor pertanian arti luas harus menyusun dan menyiapkan program kerjanya untuk menyerap anggaran 10 persesn. Ini yang harus kita dorong untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di sektor komoditas pertanian,” imbuhnya. hms/adv
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...