Pansus Segera Panggil PemkotSoal Budidaya Sarang Burung Walet
2010-10-18 05:48:57
SAMARINDA, Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Penangkaran dan Budidaya Sarang Burung Walet, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kota Samarinda, dalam waktu dekat dipastikan akan memanggil pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk melakukan kajian terhadap maraknya sarang walet di wilayah Kota Samarinda. "Insya Allah dalam minggu ini kami akan memanggil instansi terkait untuk membahas Raperda ini. Karena ini sangat penting sebagai bahan pertimbangan bagi terbentuknya Raperda ini,” kata Ketua Pansus Raperda Tentang Penangkaran dan Budidaya Sarang Burung Walet," Kata Sukamto, Minggu (17/10) kemarin. Menurut Sukamto, Pansus akan meminta keterangan berbagai hal yang menyangkut tentang keberadaan sarang walet dan sistem penagkarannya. Selain itu, dampak lingkungan yang diakibatkan oleh keberadaan penagkaran tersebut juga akan dilakukan kajian. "Karena Perda ini nanti digunakan sebagai payung hukum bagi masyarakat, utamanya lingkungan sekitar dan pemilik sarang walet. Nah, jika ada masukan dari semua pihak maka tentu akan lebih baik dalam menciptakan iklim usaha yang bagus bagi masyarakat dan pemilik sarang walet," katanya. Dalam beberapa analisa yan tengah dilakukan Pansus, kata Sukamto, harus ada keseimbangan dan bernilai ekonomis bagia lingkungan sekitar. Artinya, kata politisi Partai Demokrat ini, keberadaan usaha sarang walet harus memberdayakan masyarakat sekitar. "Ini sebagai bagian dari pertimbangan Pansus. Agar masyarakat sekitar juga tidak menerima dampak lingkungannya saja. Tapi juga dapat memberikan nilai lebih secara ekonomi," katanya. Dia melanjutkan, setelah melakukan dengar pendapat dengan instansi di lingkungan Pemkot Pansus akan melakukan kunjungan ke daerah lain. Ini dilakukan untuk mempelajari daerah yang telah memiliki Perda tentang sarang walet. "Kunjungan ke daerah lain sebagai bagian dari mekanisme yang harus dilakukan untuk membentuk Perda. Semoga pembahasan Raperda ini sesuai dengan jadwal yang diberikan kepada kami," katanya.aon
|