Waspadai Penyakit Saat Musim Hujan2010-10-19 05:25:12
SAMARINDA, Masyarakat diminta waspada terhadap penyakit yang terjadi pada musim hujan di wilayah Kota Samarinda. Pasalnya, hujan yang terjadi beberapa hari di Samarinda yang disertai dengan banjir yang melanda beberapa kawasan ikut berperan dalam menciptakan beberapa penyakit di masyarakat. "Banjir yang terjadi di Samarinda akhir-akhir ini dalam kondisi yang tidak bagus. Airnya cukup keruh bercampur lumpur. Ini tentu akan berakibat tidak baik bagi kesehatan," demikian ungkapan yang dikemukakan anggota Dewan perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Kota Samarinda, Rasyidan, kepada Poskota, kemarin. Menurut Rasyidan, ada beberapa faktor yang menyebabkan Samarinda sering tergenang banjir, diluar dari posisi daerah Samarinda yang memang sama rendahnya dengan daerah aliran sungai (Mahakam). "Pendangkalan sungai ini sangat besar pengaruhnya terhadap daya tampung air hujan yang mengguyur kota Samarinda. Walaupun pihak pemerintah sudah mengupayakan pengendalian banjir dengan membuat folder sebagai tampungan air, akan tetapi keberadaan folder tersebut tidak mampu untuk menampung air. Sementara penyebab terjadinya pendangkalan daerah aliran sungai sangat banyak diantaranya, sampah, erosi akibat pembabatan hutan baik ekplorasi maupun pertambangan," katanya. Dia juga mengungkapkan pengaturan sistem drainase di kota Samarinda ini juga berpengaruh terhadap terjadinya banjir di kota samarinda. Air selokan yang seharusnya mengalir ketempat yang lebih rendah tersumbat oleh sampah ataupun gradasi dari tanah dan akhirnya air tersebut meluap dan menjadi banjir temporari yang juga sangat meresahkan masyarakat kota karena mengganggu aktivitas sehari-hari. "Akibat tidak berfungsinya drainase dengan benar yaitu munculnya penyakit-penyakit seperti Demam berdarah (DBD, Red). Hal lain masalah drainase adalah ukuran parit atau selokan yang tidak sesuai dengan kapasitas air seperti dikawasan Jl.Dr. Soetomo Samarinda," Ujarnya. Permasalahan tambang, kata dia lagi, sudah menjadi dilema yang tidak asing lagi untuk diperbincangkan. Pertambangan tidak hanya ada di Samarinda saja akan tetapi tambang ini bisa ditemukan di seluruh Kalimantan. "Secara kasat mata tambang tidak ada pengaruhnya terhadap banjir yang terjadi di kalimantan, akan tetapi jika dikaji secara detail pertambangan sangat berpengaruh terhadap bencana banjir," katanya.aon
|