Pemeriksaan Kesehatan Jiwa Sangat Penting2010-10-19 05:29:45
SAMARINDA,Masyarakat saat ini harus mau memeriksakan kesehatan jiwa dan mengubah paradigm terhadap pelayanan kesehatan, terutama anggapan pelayanan kesehatan jiwa. Karena selama ini pelayanan kesehatan jiwa dianggap hanya untuk orang yang mengalami gangguan jiwa semata. “Masyarakat harus merubah pola pikrnya terhadap pelayanan kesehatan jiwa. Karena ini penting dalam upaya mendukung dan mewujudkan program Kaltim Sehat. Sehat yang diinginkan pemerintah tidak saja sehat pisik, namum juga sehat secara kejiwaan,” kata Asisten III Bidang Kesejahteran Rakyat Setprov Kaltim H Sutarnyoto di sela jalan santai dalam rangka Peringatan Hari Kesehatan Jiwa se-Dunia di Rumah Sakit Atma Husada Mahakam Samarinda, Ahad (17/10). Menurut dia, masyarakat harus secara suka rela untuk dapat memeriksakan kesehatan jiwanya. Karena, kesehatan jiwa ini penting, terutama dalam mendukung produktifitas seseorang dalam melaksanakan pekerjaannya. Sebagai contoh penyakit stress yang banyak dialami orang saat ini. Dimana penyakit ini dapat saja dialami seseorang, akibat beban kerja yang terlalu banyak. Memang ini dapat dikatakan gangguan kejiwaan, walaupun dalam ukuran yang masih ringan. “Tapi jenis penyakit apapun yang berpengaruh pada kejiwaan seseorang, walaupun dalam stadium ringan. Tentunya akan berpengaruh pada produktifitas dan aktivitasnya sehari-hari. Sehingga, diharapkan masyarakat tidak perlu lagi merasa berat hati ataupun malu untuk memeriksakan kesehatan jiwanya,” harap Sutanyoto. Selain itu, dalam pelayanan kesehatan jiwa ini, pelayanan yang diberikan tidak saja menyangkut pelayanan pengobatan secara medis, tetapi juga diberikan pelayanan yang bersifat penguatan mental atau kerohanian dengan melibatkan pihak yang menguasai keagamaan. Sementara itu Direktur Rumah Sakit Atma Husada Mahakam Samarinda H Ardiansyah mengatakan selama ini masyarakat menganggap pelayanan yang diberikan pihaknya hanya untuk orang gangguan jiwa (orang gila) saja, tetapi gangguan jiwa secara ringan (stress, susah tidur, penyakit maag terlalu lama dan lainnya). Padahal, pelayanan kesehatan jiwa tidak hanya kepada orang gila saja. Tetapi dapat pula diberikan ke masyarakat umum. Paradigma ini perlu dirubah, guna mendukung program pemerintah dalam mewujudkan Kaltim Sehat (sehat fisik dan jiwa). “Pelayanan RS saat ini terus dikembangkan dengan memberikan pelayanan kesehatan pisik juga. Namun lebih prioritas pada pelayanan kesehatan kejiwaan. Baik yang dalam tahan tingkat stadium tinggi (penyakit jiwa parah), maupun hanya dalam tahan rawat jalan,” kata H Ardiansyah. Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa se-Dunia tahun ini berbagai kegiatan dirangkai. Seperti diselenggarakan berbagai pertandingan yang melibatkan para pasien penyakit jiwa, jajaran pegawai dan petugas RS Atma Husada Mahakam, serta keluarga. Olahraga yang dipertandingkan, diantaranya bulutangkis dan tenis meja, serta bola volli. Dan pada puncak peringatan Hari Kesehatan Jiwa se-Dunia dilaksanakan jalan santai sehat yang turut melibatkan masyarakat umum di sekitar RS Atma Husada Mahakam Samarinda.mar
|