Akan Digelar Bulutangkis Tuna Rungu se-Asia PasificDiikuti 30 Negara
2010-10-19 05:30:28
SAMARINDA,Kalimantan Timur dipastikan menyelenggarakan 3Rd Asia Pasific Deaf Badminton Championship 2010, setelah mendapat kepercayaan dari Perhimpunan Olahraga Tuna Rungu Indonesia (Porturin) Pusat untuk menyelenggarakan Kejuaraan Bulutangkis Tuna Rungu se Asia Pasific ke-3, tanggal 5-11 November 2010 yang bakal diikuti oleh 30 negara. Demikian dikatakan Gubernur Kaltim, Dr H Awang Faroek Ishak dalam jumlah pers dengan sejumlah wartawan media cetak dan elektronik, Kepala Satuan Kerja Perangkat Kerja (SKPD) terkait, di ruang rapat Gubernur, Senin (18/10) membahas kesiapan penyelenggaraan. Menurut Awang Faroek, kesuksesan penyelenggaraan Bankaltim Indonesia Open (BIO) Grandprix Gold Badminton Championship memacu motivasi untuk menerima tawaran menjadi tuan rumah untuk kegiatan 3Rd Asia Pasific Deaf Badminton Championship 2010, setelah Malaysia dan Singapura yang juga pernah menjadi tuan rumah untuk kejuaraan yang pertama dan kedua. “Penunjukkan Kaltim sebagai tuan rumah sangat dihargai. Dengan penyelenggaraan turnamen internasional, sangat banyak efek ganda yang didapat oleh Kaltim seperti peningkatan ekonomi kerakyatan, dan sebagai sarana Kaltim untuk berpromosi kepada tamu yang datang. Untuk itu Saya meminta dukungan masyarakat dan pengusaha-pengusaha yang ada di Kaltim untuk dapat menyukseskan Kejuaraan Bulutangkis Tuna Rungu se Asia Pasific ini,” jelasnya. Penyelenggaraan Kejuaraan Bulutangkis Tuna Rungu se Asia Pasific ke-3, ujar Gubernur merupakan salah satu bentuk perhatian Pemrov Kaltim terhadap penyandang cacat, dengan tidak membedakan penyandang cacat dengan manusia normal lainnya dalam hak dan kewajiban terhadap Negara. “Kaltim memiliki fasilitas olahraga standar internasional, ini dibuktikan dengan suksesnya Bankaltim Indonesia Open Grandprix Gold Badminton Championship. Nah, semua fasilitas ini yang akan kita gunakan untuk 3Rd Asia Pasific Deaf Badminton Championship 2010. Sehingga walaupun waktunya sudah dekat, diharapkan tidak ada kendala,” tegasnya. Sementara itu, Sekretaris Porturin Kaltim, Ardiansyah menjelaskan Kejuaraan Bulutangkis Tuna Rungu se Asia Pasific ini akan diikuti oleh 200 atlet dari 30 negara. Sukses penyelenggaraan akan membuktikan masyarakat Kaltim dan pemerintah daerah memberikan dukungan kepada penyandang tuna rungu dalam menyabet gelar juara.mar
|