Pasar Induk Tanjung Selor Terkesan Kumuh

2010-10-20 05:28:26

PAD Menurun Hingga 75 Persen.
2010-10-20  05:29:09

TANJUNG SELOR, Pasar Induk yang terletak di jalan Sengkawit Kecamatan Tanjung Selor kini kondisinya semakin memprihatinkan, selain nampak kumuh dan jorok karena fasilitas umum seperti WC umum dan fasilitas air bersih tidak berfungsi dengan baik, ternyata di lantai dua Pasar Induk masih banyak petak kios yang tidak terawat sehingga belum dapat di fungsikan oleh penyewanya.
Indrawanto Koordinator Pasar Induk Tanjung Selor yang bernaung di bawah Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bulungan kepada Poskota Kaltim di ruang kerjanya mengakui kekumuhan serta perawatan area pasar belum di lakukan dengan baik.
“Kita akui kondisi Pasar Induk sekarang ini benar-benar terkesan kumuh sehingga untuk membenahi kembali pasar induk tersebut kelihatannya sangat sulit,sedangkan untuk 47 petak kios yang terletak di pinggir sebelah kanan lantai 2, itu sudah kami rencanakan untuk membuat tangga sehingga petak kios yang berukuran 4x3 tersebut nantinya dapat di fungsikan dengan maksimal oleh pemilik petak kios tersebut,” jelas Indrawanto.
Indrawanto menjelaskan, semasa dirinya masih memiliki wewenang untuk mengawasi pasar induk yang di fungsikan sejak tahun 2005 masih tertata rapi dan tidak kumuh, namun setelah wewenangnya sebagai koordinator pasar di  serahkan kepihak lain, kondisi pasar induk mulai tidak terurus dan nampak kumuh hingga sekarang termasuk Pendapatan Asli daerah (PAD) yang di pungut dari retribusi pasar kini menurun hingga 75 persen.
“Ditahun sebelumnya pasar Induk itu secara keseluruhannya bisa menghasilkan PAD sebesar Rp 150 juta pertahun, namun kini mengalami penurunan yang sangat drastis yakni 50 juta per tahun dan sebenarnya kami telah menargetkan maksimal PAD yang harus kami peroleh sebesar Rp400 juta pertahun. Namun dengan kondisi pasar yang kini nampak kumuh dan tidak terawatt tersebut maka sangat sulit bagi kami untuk mencapai target tersebut,” jelas Indrawanto.
Indrawanto menambahkan, langkah tepat yang harus di lakukan untuk mengurangi kekumuhan serta mengawasi operasional pasar Induk Tanjung Selor tersebut, maka perlu di bentuk Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD) Pasar di Bulungan yang tugas dan fungsinya khusus untuk menangani berbagai permasalahan di pasar tersebut.
“Pembentukan UPTD telah kami usulkan bersama dengan perdanya kepada Pemkab Bulungan sehingga dengan UPTD yang jika terbentuk maka setiap hari dapat di lakukan pengawasan terhadap operasional pasar, sehingga kondisi pasar tidak menjadi kumuh dan jorok seperti yang terjadi saat ini” jelas Indrawanto.vic

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

Selasa 21 Oktober 2014
Selasa 21 Oktober 2014
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 2478 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...