LAN Gelar Diklat TOT Metodologi JabatanGuna melakukan pengawasan program diklat
2010-10-20 05:49:52
SAMARINDA-Sesuai Pendidikan Pelatihan (Diklat) Aparatur sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 26 PP 101/2000 tentang Dilat PNS untuk melakukan pengawasan terhadap program dan penyelenggaraan diklat serta melakukan evaluasi diklat. Lembaga Administrasi Negara (LAN) Samarinda menggelar Diklat Training Of Trainers (TOT) Metodologi Diklat Prajabatan untuk tenaga kediklatan lainnya yang dilaksanakan kemarin di Samarinda. Demikian dikemukakan Kepala Pusat Kajian dan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur (PKP2A) LAN Samarinda Dr Meiliana SE MM ketika ditemui usai membuka TOT Metodologi Diklat Prajabatan untuk tenaga kediklatan lainnya. Menurutnya, sepanjang sejak 2008 dan 2009 lalu, bidang Diklat Aparatur PKP2A III LAN Samarinda terus melakukan fungsi pembinaan diklat aparatur sebagaimana yang telah diamanatkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Diklat PNS. “Diklat ini memberikan kesempatan bagi para pejabat struktural agar lebih mengenal dan mengetahui, atau setidaknya dapat menjadikan diklat ini sebagai sarana untuk refreshing mengenai metodologi pengajaran dalam diklat PNS,” ujar Meiliana usai membuka TOT Metodologi Diklat Prajabatan untuk tenaga kediklatan lainnya di Samarinda, Selasa (19/10). Berdasarkan monitoring dan evaluasi diklat yang dilakukan telah menunjukkan fakta karena keterbatasan jumlah tenaga fungsi Widyaiswara yang ada di Badan Diklat Provinsi. Karenanya, penyelenggara diklat memberikan tugas tambahan pejabat struktural dalam melaksanakan proses pengajaran dalam mencapai tujuan diklat. “Jadi kegiatan ini diikuti sebagian besar pengajar yang belum mengikuti TOT atau setidaknya kompetensi mengajarnya belum tersertifikasi,” jelasnya. Lebih lanjut, dikatakannya, dalam PP 101 Pasal 19 huruf C tentang diklat PNS, seorang pejabat struktural yang mengajar dalam suatu diklat sudah sepantasnya mengikuti diklat TOT, karena akan banyak pengetahuan dan informasi serta keterampilan mengajar diperoleh dalam diklat TOT tersebut. “Yang jelas, utamanya para tenaga kediklatan lainnya ini sudah memiliki kompetensi yang tersertifikasi dalam mengajar. Karenanya, tugas tambahannya para pejabat struktural atau tenaga kediklatan lainnya ini diharapkan dapat lebih fokus dan professional dalam proses pembelajaran,” harapnya. Menurutnya, sudah seharusnya tenaga kerja kediklatan lainnya memiliki pengatahuan dan profesional keterampilan mengajarnya, sehingga dapat lebih baik dan mampu mengikuti trend perkembangan aktual serta meningkatkan kompetensi peserta didik. “Untuk itu, dalam kesempatan yang baik ini, kami mengajak kepada para peserta untuk senantiasa meningkatkan kompetensi dan mengikuti diklat ini secara serius dan tekun serta dapat mengikuti seluruh program secara penuh,” pungkasnya. Dari pantauan saat TOT Metodologi Diklat Prajabatan untuk tenaga kediklatan lainnya peserta diikuti sebanyak 30 orang dari masing-masing instansi diklat di Kaltim, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat. Di mana pelaksanaan tersebut digelar selama 3 hari, sejak 19-21 Oktober 2010 ini.(mar/adv)
|