Jembatan Kehewanan Mulai Miring2010-10-20 06:25:43
SAMARINDA-Jembatan Kehewanan yang menghubungkan Kelurahan Sungai Pinang Luar dengan Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir, kondisinya tampak mulai miring. Kontruksi jembatan ini terbuat dari kayu ulin, dan merupakan jembatan kayu satu-satunya di pingir kota Samarinda. Jembatan ini memiliki panjang kurang dari 100 meter. Posisi lantai jembatan terlihat mulai bertambah miring, terutama tanjakan yang berada di Jl Marsda A Saleh. Para pengendara dan warga setempat pun semakin khawatir ketika melintasi jembatan kayu yang telah tua itu. Menurut Khomaruddin, Warga Jl Marsda A Saleh, sebaiknya jembatan tersebut dipertahankan. "Kami masih memerlukan jembatan itu, tentu dilakukan perbaikan dengan konstruksi terbuat dari kayu ulin," katanya, Selasa (19/10). Ia menilai, masyarakat sudah sejak lama berharap ada perubahan terhadap nasib Jembatan Kehewanan. Karena masyarakat sangat memerlukan untuk aktivitas sehari-hari. Jembatan ini juga menjadi pemandangan sendiri, sebab hanya satu-satunya jembatan kayu yang masih ada di pingiran kota Samarinda. "Dulu waktu kami masih duduk dibangku Sekolah Dasar, sampai sekarang jembatan itu seperti itu bentuknya. Setiap ada kerusakan selalu dilakukan perbaikan dikit demi sedikit. Agar lebih tahan lama maka harus diganti kontruksinya dengan kayu ulin yang baru," Ujarnya. Sementara itu secara terpisah, Kepala Seksi Pembangunan dan Penggantian Jembatan Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Samarinda, Erdinawati mengatakan, beberapa hari ke depan, pihaknya segera memperbaiki Jembatan Kehewanan. "Kami sudah mencarikan dananya, kebetulan ada anggaran yang bisa dipakai untuk perbaikan Jembatan Kehewanan. Mungkin dalam satu dua hari kami benahi kondisi jembatan yang rusak," katanya.aon
|