Dusbudpar Kerjasama dengan ITBBerikan Pelatihan Petugas Pelayanan Wisata
2010-10-21 04:39:48
TENGGARONG – Dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia bidang pariwisata terutama terhadap pelayanan wisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kukar bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) mengelar pelatihan bagi Pelaksana Teknis Lapangan Pelayanan (PTLP) bagi pengunjung objek dan daya tarik wisata, akomodasi dan restoran se-Kukar. Itu dilakukan mengingat masih rendahnya kemampuan PTLP dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan. Pelatihan yang berlangsung selama empat hari sejak Senin (18/10) di Hotel Fatma Tenggarong itu diikuti 50 orang petugas pelayanan wisata se Kukar. Peserta diberikan materi dengan 10 topik bahasan ditambah presentasi dan diskusi kerja kelompok serta kunjungan lapangan. Sekretaris Disbudpar Kukar, Fahrodin mengatakan, SDM merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang pembangunan kepariwisataan. Sebagai sektor yang menjual produk jasa maka kuantitas dan kualitas SDM pariwisata sangat menentukan tingkat perkembangan kepariwisataan. Namun kenyataan di Kukar kuantitas dan kualitas itu belum tercapai apalagi untuk memenuhi standar pelayanan prima kepada wisatawan. Sebab pariwisata sangat erat kaitannya dengan pelayanan yang diberikan kepada wisatawan. Menurut dia, kurang dalam pelayanan maka berpengaruh terhadap tingkat kepuasan dan penilaian wisatawan terhadap destinasi (tempat wisata) pariwisata. Dengan mutu SDM pariwisata yang belum memadai itu menyembabkan dunia wisata di Kukar belum maksimal, maka perlu ada perbaikan terutama wawasan dalam melayani wisatawan. Yang jelas, lanjut Fahrodin, secara umum kemampuan PTLP di berbagai objek wisata, akomodasi dan restoran di Kukar perlu peningkatan. Sebab, Kukar memiliki potensi sumberdaya wisata yang besar, utamanya peninggalan sejarah Kerajaan Hindu tertua, kehidupan etnis dan budaya suku pedalaman. Kemudian ada panorama alam hutan hujan tropis dan pesona Sungai Mahakam dengan anak sungainya serta masih banyak potensi wisata yang belum tergali dan dikembangkan. Karena itu Fahrodin berharap peserta pelatihan menekuni materi dan topik yang disampaikan instruktur dari ITB. Karena menurut dia, kegiatan ini merupakan kesempatan memperluas kompetensi mengembangkan dunia wisata yang masih luas dan belum tergarap. yd
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...