20 Oktober Jadi Momentum Evaluasi Kinerja2010-10-21 04:51:40
SAMARINDA–Anggota Komisi I DPRD Kaltim, Rakhmat Majid Gani, meminta agar gerakan 20 Oktober bertepatan dengan 1 tahun pemerintah indonesia bersatu jilid II bagi pasangan SBY – Boediono, dapat menjadi momentum untuk melakukan evaluasi kinerja, tidak hanya bagi pemerintah pusat, tapi juga bagi pemerintahan daerah. Hal itu disampaikan Rakhmad Majid, menyusul maraknya aksi unjukrasa menyikapi setahun pemerintahan SBY-Booediono. Evaluasi yang dimaksud Rakhmad Majid itu, yakni dengan cara melalui dialog-dialog bersama oleh elemen masyarakat baik itu mahasiswa, organisasi maupun tokoh tokoh masyarakat. “Masyarakat bisa memanfaatkan lembaga lembaga pemerintahan seperti DPRD Kaltim ini. Datang dan silahturahmi, mari, kami sebagai wakil rakyat tentu sangat terbuka dalam hal ini,” kata Rakhmat. Lanjutnya, pada momentum satu tahun SBY-Boediono ini evaluasi dapat difokuskan pada pembangunan yang telah dijalankan. Ini bisa menjadi pembahasan, kemudian baru kepada tahap memberikan saran dan kritik agar hingga akhir masa pemerintahan diperiode kali ini bisa membawa perubahan positif yang signifikan tak hanya bagi Kaltim, namun daerah lain di Indonesia. Dengan melakukan dialog, ini juga bisa menjadi langkah untuk merubah pola penyampaian aspirasi yang biasanya dengan cara melakukan aksi demonstrasi. Selama ini Rahkmat Majid menilai, demonstrasi terkesan hampir selalu identik dengan cara cara yang terkadang radikal sehingga menimbulkan kericuhan. “Padahal jika dilakukan dengan menyampaikan aspirasi langsung kepada wakil rakyat, ini jauh lebih efektif karena aspirasi tersebut bisa disampaikan dan diperjuangkan,”ucap Rahmat. fer/adv
|